Surabaya, ArahJatim.com – Rangkaian acara yang dihelat oleh Rotary Club District 3420 di Indonesia ditutup dengan manis bersamaan dengan gelaran festival kebudayaan di Pakuwan Trade Centre (PTC) Mall Surabaya, Minggu (28/8).
Festival budaya yang bertajuk Unity in Diversity itu diikuti oleh ratusan anak-anak yang dibekali oleh indahnya perbedaan dan keberagaman budaya.
“Kami ingin mencontohkan kepada anak-anak agar supaya bisa saling menghargai perbedaan, baik itu budaya, agama, ras, dan lain sebagainya sejak dini,” tutur Lina Soeratman, District governor District 3420 saat dijumpai di sela acara.
Lina kembali mengatakan, bentuk implementasi dari tujuan dan visi dari Rotary untuk membawa kedamaian bagi dunia.
“Semua larinya ke perdamaian. Dan hari ini kebetulan rotary Surabaya mengadakan lomba mewarnai dan parade baju adat untuk memperkenalkan anak-anak agar mereka menghargai perbedaan dan keberagaman yang ada di Indonesia,” terangnya.
Titik berat Rotary, jelas Lina, berfokus pada keragaman, kesetaraan, dan inklusi. Pentingnya ketiga unsur itu bagi anak dalam memupuk kesadaran toleransi kepada masyarakat.
“Openingnya di Bali dan penutupan di Surabaya. Tujuan kami adalah mengajari dari kecil untuk kedamaian. Kita rayakan perbedaan. Kita kenalkan budaya dan agama itu berbeda-beda,” imbuhnya.
Sementara itu, Thomas Aquinas, Past District Governor Internasional service chair D.3420 menambahkan jika salah satu program kerja besar dari Rotary adalah eradikasi polio (pemberantasan penyakit polio). Ia mengatakan, saat ini kasus polio di Indonesia telah turun drastis jika dibandingkan dengan waktu sebelum berdirinya Rotary di Indonesia.
“Selain membahas keberagaman, pada acara ini juga kami ingatkan orang tua tentang pentingnya imunisasi. Kami bekerja sama juga dengan World Health Organization (WHO) dan organisasi pemerintah Indonesia untuk menekan angka pertumbuhan Polio,” bebernya.
Perlu diketahui, Rotary Club adalah bagian dari Rotary International, sebuah organisasi layanan umum yang didirikan pada tahun 1905 di Chicago oleh seorang pengacara, Paul P. Harris. Saat ini, terdapat lebih dari 32.000 Rotary Club yang berada di lebih dari 200 negara dan wilayah geografis termasuk di Indonesia.










