Dua Caleg Diberikan Sanksi Administratif Oleh Bawaslu, Ini Penyebabnya

oleh -
Sidang putusan pelanggaran kampanye yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Blitar. (Senin, 04/03/2019) (Foto: ArahJatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar memberikan sanksi administrasi berupa teguran keras kepada dua calon legislatif. Keduanya yakni Sri Rahayu Caleg DPR RI dari PDIP dapil Jawa Timur VI dan Gatot Darwoto Caleg DPRD Kabupaten Blitar dari PDIP dapil Blitar VI.

Sanksi adminstratif ini diberikan usai keduanya terbukti sah dan meyakinkan dalam sidang putusan pelanggaran kampanye, yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Blitar yang berada di Jalan Ahamd Yani Kota Blitar Senin (04/03/2019).

Usai persidangan, Komisioner Bawaslu Kabupaten Blitar Bidang Penyelesaian Sengketa Arif Syarwani, mengatakan, keduanya melakukan pelanggaran kampanye saat mengadakan kegiatan di salah satu rumah warga di Kecamatan Binangun.

Baca juga :

“Dalam kegiatan kanpanye tersebut, keduanya terbukti melakukan kampanye tanpa mengurus surat pemberitahuan kepada kepolisian yang ditembuskan ke KPU dan Bawaslu.” terang Arif.

Arif menambahkan, syarat kampanye tatap muka berdasarkan PKPU Pasal 29 Nomer 33, yaitu setiap pertemuan tatap muka caleg harus mengurus surat tanda terima pemberitahuan kampanye (STTPK) ke kepolisian yang ditembuskan ke KPU dan Bawaslu.

“Unsur kampanye keduanya adalah pada saat pertemuan menunjukan spesimen surat suara DPR RI dan DPRD Kabupaten Blitar. Dan kemudian keduanya mengarahkan kepada peserta kegiatan untuk mencoblos dua nama dalam spesimen surat suara itu. Namun keduanya tidak bisa menunjukan surat pemberitahuan kepada kepolisian yang ditembuskan kepada KPU dan Bawaslu,” imbuhnya.

Saat ini, Bawaslu Kabupaten Blitar total sudah memberikan sanksi administratif berupa peringatan keras, terhadap tiga caleg.(mua)