Blitar, Arahjatim.com – DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Blitar kembali mendukung H. Surya Paloh untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Nasdem, dalam Kongres yang akan dilaksanakan di Jakarta tanggal 8-11 November mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt Ketua DPD Nasdem Kota Blitar Dwi Hariyono Selasa (05/11/2019).
Dwi Hariyono yang dulunya Sekretaris DPD Nasdem Kota Blitar mengatakan, seluruh pengurus DPD dan juga Garda Pemuda Nasdem Kota Blitar Jawa Timur secara tegas dan meyakinkan dan bulat mengusung dan memilih H Surya Paloh sebagai ketua umum periode 2019 – 2024. Keputusan itu diambil setelah seluruh Pengurus DPD Nasdem Kota Blitar rapat koordinasi dengan GP Garda Nasdem Kota Blitar.
“Kami kemarin sudah berkoordinasi dengan seluruh anggota dan juga pengurus Garda Pemuda Nasdem untuk kembali memilih Bapak H Surya Paloh menjadi Ketum Nasdem lima tahun ke depan. Karena Partai Nasdem masih membutuhkan sosok H Surya Paloh yang berintegritas tinggi, penuh tanggung jawab. Salah satunya, karena sukses membawa partai Nasdem sebagai pemenang pemilu yang sebenarnya.” Terang Dwi Hariyono, Plt ketua DPD Nasdem Kota Blitar.
Sebagaimana diketahui, pada pemilu 2014 perolehan partai Nasdem meraih suara 8,4 juta atau setara dengan 6,72 persen dengan finish di nomor 7 dan lolos sebagai salah satu partai politik yang memenuhi ambang batas minimal. Nah pada pemilu 2019 ini, partai Nasdem luar biasa. Dengan perolehan sejumlah 12,6 juta menempatkan urutan ke 4 secara nasional dari perolehan kursi. Partai Nasdem pada pemilu sebelumnya menempatkan 36 DPR RI, sementara pada pemilu tahun ini menjadi 59 kursi atau terjadi peningkatan 66 persen.
“Show Of Fouls atau peningkatan suara Nasdem paling tinggi jika dibandingkan dengan 12 partai peserta pemilu 2019, karena ini kami menganggap Bapak H Surya Paloh yang Maestro Restorasi sukses menahkodai partai Nasdem,” tambah Dwi Hariyono, Plt Ketua DPD Partai Nasdem Kota Blitar.
Karena itu, DPD Partai Nasdem Kota Blitar berpendapat, rasanya belum ada sosok yang dapat menggantikan leadership Surya Paloh untuk saat ini, meski pun regenarasi itu adalah realitas yang tidak terbantahkan.
“Untuk Kongres II ini, saya rasa dinamika hanya akan terjadi pada proses pembahasan AD /ART dan Garis Besar Program Kerja Partai. Sementara sosok ketua umum secara nasional masih satu suara pak SP,” pungkas Hari. (mua)










