Tulungagung, Arahjatim.com – Dinamika perhelatan jelang pilkada Tulungagung sudah memulai nampak jelas. Masing masing calon kandidat, mulai menjalankan strategi awal. Selain melakukan. Sejumlah pertemuan yang ada, termasuk mengemas beberapa acara, sudah mulai dilakukan. Hal itulah yang hari, Kamis,29/2/2024 dilakukan dokter Kasil, kepala dinas kesehatan pemkab Tulungagung. Beberapa kepala desa se kecamatan Gondang mulai dilakukan komunikasi, atas rencana dokter Kasil untuk nantinya akan serius ikut kontestasi dalam periode Tulungagung, 2024-2029.
Diakui pertemuan dengan para kepala desa disalah satu rumah makan, dokter Kasil sebagai pejabat di dinas kesehatan sekaligus direktur RSUD dr Iskak, pembahasan awalnya terkait mekanisme koordinasi masalah SKTM yang kini mulai sangat diperlukan .
” Jadi begini, sebenarnya kami belum berandai andai, tapi dalam pertemuan dengan para kepala desa di wilayah kecamatan Gondang ini adalah sosialisasi masalah kesehatan, terutama mengenahi SKTM yang kadang belum dipahami sepenuhnya oleh para kepala desa. Kami ingin para kades yang merupakan tokoh hebat di wilayah desa, mampu menjawab dan melayani keluhan masyarakat, termasuk masalah SKTM. Kalau masalah pencalonan bupati mendatang, mengalir sajalah. Bila masyarakat menginginkan, sebagai orang yang akan dititipi amanah, harus siap”, ungkap Kang Kasil, panggilannya sekarang.
Seperti yang sudah dilakukan, untuk tim dokter Kasil sudah melakukan sosialisasi termasuk kesehatan, delapan titik sudah mulai digarap. Ada hal yang sangat menarik, Om Be, salah seorang timses dokter Kasil mengaku, apa yang dilakukan orang baik, harus didukung, termasuk dirinya. Dari undangan untuk bertemu masyarakat, akan terus dilakukan, tetapi tetap melihat jadwal ” senggang” dokter, karena selain disibukkan dengan urusan RSUD dokter Iskak, dokter Kasil juga sebagai kepala dinas kesehatan kabupaten Tulungagung “, ungkap Babe, kepada media, termasuk Arahjatim.com, Kamis 29/2/2024, disalah satu rumah makan di wilayah kecamatan Kauman.
Sementara dokter Kasil sendiri ketika didesak kendaraan mana yang nantinya akan dijadikan kendaraan politiknya, dengan kelakar sambil menunjuk sebuah mobil dinasnya, dengan selorohnya, ” ya kendaraanya itu, sambil tertawa”.
Hal yang menarik dari rencana pencalonan dokter Kasil ini, laki laki tambun itu menyatakan dalam setiap pertemuan dengan komponen masyarakat, diakui mesti banyak masukan , baik terkait masalah pendidikan, sosial, termasuk masalah kesehatan, yang menurut dokter, sering dikeluh kesahkan pelaksanaanya di lapangan.
Sementara berdasarkan beberapa orang tim inti, yang tidak mau disebut namanya, bahwa nantinya diperkirakan, dokter Kasil akan menggunakan PKB sebagai kendaraan politiknya, tetapi lagi lagi dirinya menjawab diplomatis ” ah, Khan hitungan KPU terkait resminya perolehan di parlemen, belum di umumkan secara resmi “. ( don1 ).










