Pamekasan, Arahjatim.com – Setelah lama tertidur dan tidak terawat, akhirnya tempat wisata Jumiang atas kembali di penetrasi oleh Paguyuban Mataram dan terbukti pada saat ini ketua kelompok Mataram sepakat menandatangani kontrak kerja sama dengan pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan di Jumiang Atas, desa tanjung, kabupaten Pamekasan. Senin(08/06/2026). Pagi.Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa tempat wisata Jumiang Atas ini bisa kembali bergeliat untuk menarik wisatawan lokal maupun dari luar untuk berkunjung dan mengeksplor segala keindahan panorama yang dimiliki Pantai Jumiang Atas.”Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berikan kepercayaan kepada paguyuban Mataram untuk bisa mengelola dan mengembangkan destinasi wisata Pantai Jumiang Atas ini kedepannya agar mampu bersaing dengan tempat wisata di kabupaten lainnya”,tegas Bupati Pamekasan “Sektor pariwisata ini memiliki dampak luas terhadap perekonomian masyarakat apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan dan perlu di ingat kami berharap destinasi wisata di kabupaten Pamekasan berkonsep wisata halal atau halal tourism. Semoga dengan hadirnya Ketua DPRD Pamekasan bisa segera membuatkan perda wisata halal, agar keselarasan cita-cita ini bisa terwujud dengan cepat sebagai regulasi dalam pengembangan wisata kabupaten Pamekasan”,pungkasnya.”Kelestarian lingkungan di kawasan Pantai Jumiang dan kebanyakan pohon yang tumbuh disini adalah penghijauan pada saat saya menjabat, sekitar tahun 2009-2010 pernah memprogramkan penanaman 1000 pohon”,imbuhnya Sementara Kepala Desa Jarin sekaligus ketua Paguyuban Mataram, Muzakki menyampaikan kegiatan ini adalah sebagai bentuk menghidupkan kembali destinasi wisata yang telah mati suri agar bisa hidup kembali dan membantu kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekitar.“Kami berterima kasih karena diberikan amanah untuk bisa mengelola dan mengembangkan Pantai Jumiang atas kedepannya, semoga kedpannya bisa lebih maju serta berguna bagi masyarakat banyak,” ujarnya.”Paguyuban Mataram yang beranggotakan 102 orang siap mendukung pengembangan sektor UMKM dan pariwisata di kawasan Jumiang atas. Kolaborasi ini menjadi promotor dalam memajukan destinasi wisata dikabupaten Pamekasan, untuk lebih maju lagi”, imbuhnya. (Ndra).












