Desa Pranggang Siap Terapkan Sapta Pesona

oleh -
Sutarjo, SE, Kasi Kehumasan mewakili Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri (tengah) membuka Pembinaan dan Pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM bertempat di Depo Pemasaran Ikan Desa Pranggang, Plosoklaten. (Foto: arahjatim.com/kominfo)

Kediri, ArahJatim.com – Kamis 28 Februari 2019, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri kembali menggelar pembinaan dan pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang bertempat di Depo Pemasaran Ikan Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten. Pada kesempatan ini KIM lebih ditekankan pada pengoptimalan potensi desa yang ada. Dengan pemateri adalah Zainal Arifin, SP. selaku Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

Mewakili Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Kasi Kehumasan Sutarja, SE. membuka acara pembinaan KIM ini. Turut hadir dalam acara ini, Camat Plosoklaten Elok Etika, S.Sos, MM, Kasi Trantib Syamsu Fanani, Kepala Desa Pranggang Mashari, serta diikuti warga dan perangkat Desa Pranggang.

Pilihan Editor :

“Nantinya pembinaan KIM jangan sampai di sini saja, kedepannya harus ada perubahan dan pengembangan untuk potensi desa, bahkan menuju desa wisata. Karena desa wisata saat ini banyak diminati pengunjung. Manfaatkan fasilitas yang sudah ada, seperti sentra koi yang merupakan potensi yang cukup memadai untuk dikembangkan,” ujar Sutarja.

Selaras dengan Sutarja S.E, Camat Plosoklaten Elok Etika juga menyampaikan bahwa menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung visi dan misi Bupati Kediri.

“Dengan mengelola potensi yang ada, nantinya juga akan bermanfaat untuk masyarakat sendiri. Yang terpenting tentunya dapat menunjang sektor ekonomi,” ungkapnya.

Seluruh peserta KIM begitu antusias menyimak materi yang disampaikan oleh Zainal Arifin, SP.

“Sapta pesona merupakan jembatan sadar wisata masyarakat yang paling utama. Di dalamnya terdapat tujuh poin penting yang apabila diterapkan dengan baik akan terwujud korelasi antara masyarakat, pemerintah dan wisatawan yang seimbang. Tentunya ini yang dibutuhkan untuk membangun Kabupaten Kediri dari segi potensi pengembangan wisata. Jika dari satu desa ke desa lain sadar wisata, maka sektor lain pun akan tumbuh,” kata Zainal. (Kominfo)