Tulungagung, ArahJatim.com — Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung mencatat sejarah baru dalam proses pengisian perangkat desa. Untuk pertama kalinya, seluruh tahapan penjaringan calon Kepala Dusun (Kasun) Krajan dilakukan secara terbuka dan transparan, mulai dari seleksi administrasi hingga pelaksanaan ujian, Rabu (16/7/2025)
Gebrakan ini tidak hanya mencerminkan komitmen terhadap prinsip good governance, tetapi juga menjadi contoh nyata penerapan demokrasi di tingkat desa. Proses penjaringan yang digelar di Aula Pertemuan Desa Jarakan ini dikawal ketat oleh unsur TNI-Polri serta perangkat desa, memastikan setiap tahapan berjalan tanpa cela.
“Kami pastikan tidak ada kecurangan. Semua dilakukan terbuka, transparan, dan bisa disaksikan langsung masyarakat,” tegas Suad Bagio, SH, Kepala Desa Jarakan.
Sinergi TNI-Polri: Bukti Nyata Komitmen Bersama
Kehadiran personel Koramil Gondang dan Polsek Gondang bukan sekadar simbol keamanan, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap integritas proses seleksi. Mereka terlibat langsung dalam pengamanan serta menyaksikan pembukaan segel naskah soal ujian di hadapan peserta dan panitia.
“Kami dari Koramil akan terus mengawal proses ini sampai tuntas. Jangan beri ruang bagi manipulasi,” ujar salah satu personel Koramil Gondang.
Transparansi yang Terbukti, Bukan Sekadar Wacana
Kepala Desa Suad menepis tudingan miring bahwa seleksi perangkat desa sering kali sarat kongkalikong. “Di Desa Jarakan, kami buktikan semua tuduhan itu tidak benar. Masyarakat bisa menyaksikan langsung prosesnya,” ujarnya.
Langkah ini mendapat apresiasi luas dari warga. Banyak yang menyebut proses seleksi kali ini sebagai yang paling bersih dan fair dalam sejarah Desa Jarakan. Harapannya, praktik baik ini bisa menjadi role model bagi desa-desa lain di Tulungagung maupun daerah lain di Indonesia.
Menuju Pemerintahan Desa yang Lebih Berintegritas
Dengan semangat transparansi dan sinergi antar-lembaga, Desa Jarakan kini menapaki babak baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Tak hanya mencetak perangkat yang kompeten, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap sistem yang bersih dan akuntabel. (don1)










