Pamekasan, ArahJatim.com – Dalam rangka HUT Kodam V/BRW dan Hari Juang TNI AD Tahun 2020, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo bersama komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya melakukan Bhakti Sosial di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mursyid Aram-Aram, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.
Kedatangan Jenderal Bintang Satu di Kabupaten Pamekasan itu disambut langsung Pengasuh Ponpes Al Mursyid Aram Aram bersama Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Inf. Tejo Baskoro beserta jajarannya, Kapolsek Pasean dan Kepala Desa Sotabar Nasuki, Sabtu(12/12/2020).
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan, kita semua patut bersyukur masih diberikan kesehatan dan kebahagiaan, karena virus Covid-19 tidak memilih usia.
“Bantuan sembako ini jangan dilihat dari harganya. Ini adalah bentuk perhatian dari kami untuk meringankan beban hidup sesama pada saat pandemi ini. Kami mengimbau masyarakat Pamekasan, selalu waspada terhadap perubahan cuaca di saat pandemi. Kita juga harus selalu menerapkan pola 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menerapkan pola hidup sehat. Karena hal tersebut dinilai efektif sebagai langkah awal dalam pencegahan penularan covid-19,” ungkap Danrem 084/Bhaskara Jaya.
Sementara itu pimpinan Ponpes Al-Mursyid Aram-Aram menyampaikan ucapan terima kasih dan kegembiraannya atas kedatangan Danrem beserta rombongan untuk melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial.
“Semoga Bapak Danrem 084/ Bhaskara Jaya beserta rombongan dalam perjalanan nanti selalu diberikan kemudahan kelancaran dan keselamatan. Semoga kegiatan ini tercatat sebagai amal ibadah untuk kita semua, salawat dan salam mari kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW,” harap pimpinan Ponpes Al-Mursyid Aram-Aram.
Dalam kegiatan itu, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo bersama komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya membagikan 700 paket sembako kepada pihak Ponpes Al-Mursyid Aram-Aram, warga kurang mampu dan anak yatim. (ndra)










