Bupati Blitar Sidak OPD dan Lokasi Wisata

oleh -
Bupati Blitar Rini Syarifah saat melakukan sidak di Museum Amphitheater. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Asisten I, Kepala BKPSDM melakukan inspeksi mendadak (sidak) hari kedua kerja pascalibur hari raya Idul Fitri 1442 H di beberapa kantor OPD Kabupaten Blitar, Selasa(17/5/2021).

Adapun instansi-instansi yang disidak oleh Mak Rini di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Dinas PMD, Dinas Perkim dan Dinas PUPR. Mak Rini beserta rombongan memasuki satu persatu ruangan yang ada di masing-masing OPD dan melakukan interaksi dengan para staf.

“Dalam sidak hari kedua ini kami sempat menemukan satu OPD yang sepi di ruangan, hanya ada beberapa saja karena ada kegiatan lain. Saya sangat menyayangkan hal ini terjadi karena meninggalkan ruangan di jam aktif kerja,” terang Rini Syarifah, Bupati Blitar.

BACA JUGA:

Selain di beberapa kantor OPD, inspeksi mendadak juga dilakukan Mak Rini bersama dengan Tim Satgas Covid-19, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kesehatan di tempat-tempat wisata. Di antaranya Blitar Park Garum, Candi Penataran, Kolam Renang Penataran, Gedung Amphitheater Penataran dan Museum Penataran.

Mak Rini meminta kepada seluruh pengelola wisata untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pariwisata diperbolehkan beroperasi kembali mulai tanggal 18 Mei 2021.

“Kita pantau apakah sudah memenuhi syarat, mulai dari tempat mencuci tangan, satgas khusus, menyediakan hand sanitizer, thermo gun dan mengatur jarak pengunjung,” ujarnya.

Mak Rini menyebutkan, di tengah penerapan kebijakan masih ditemukan sejumlah objek wisata yang tidak mematuhi disiplin prokes Covid-19. Jika masih membandel, pemerintah daerah tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada pihak pengelola wisata berupa penutupan akses sampai dengan waktu yang ditentukan.

“Saya juga minta kepada para wisatawan yang datang ke Blitar dimohon untuk mematuhi prokes. Karena sesuai imbauan dari Bapak Presiden, kita harus bersama-sama mengurangi penyebaran virus corona agar perekonomian berjalan lancar,” imbuhnya. Mak Rini memerintahkan pengelola wisata agar menyiapkan satgas khusus untuk mengawasi kedisiplinan pengunjung serta memantau jumlah kunjungan 50 persen dari total kapasitas. (mua)

No More Posts Available.

No more pages to load.