Jakarta, ArahJatim.com – PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance mencatat pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan multiguna sepanjang kuartal I-2026. Penyaluran pembiayaan pada segmen tersebut tumbuh sebesar 37,47 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong tingginya permintaan masyarakat terhadap pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengatakan kinerja positif tersebut menunjukkan kondisi bisnis perusahaan masih solid di tengah dinamika ekonomi yang berlangsung.
“Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga,” ujar Wahyudi dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Fokus Perkuat Ekspansi dan Digitalisasi
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Strategi Selektif Jaga Kualitas Pembiayaan
Wahyudi menegaskan, perusahaan tetap menerapkan strategi penyaluran yang selektif guna menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan berjalan berkelanjutan.
“Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan,” katanya.
BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, hingga penguatan monitoring portofolio, terutama pada segmen yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
Perusahaan turut mengimplementasikan sistem peringatan dini (early warning system) serta memperkuat strategi penagihan untuk menjaga kualitas aset tetap sehat.
Pembiayaan Multiguna Masih Dominasi Industri Multifinance
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi mencapai 50,22 persen per Februari 2026.
Nilai pembiayaan multiguna nasional juga tercatat tumbuh 1,28 persen secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.
Melihat tren tersebut, BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna masih akan terjaga hingga akhir tahun.
“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil,” tutur Wahyudi.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES









