Berdayakan UMKM, Mas Bup dan Mbak Chicha Berburu Batik Lokal

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Batik sebagai warisan budaya Indonesia tak dimungkiri telah memiliki popularitas tersendiri di mata dunia. Saking populernya, batik bahkan sudah menjadi identitas bangsa Indonesia.

Untuk merayakan diakuinya batik sebagai budaya asli Indonesia, beberapa perkantoran, pemerintahan, bahkan sekolah, biasanya akan mengenakan atau disarankan untuk mengenakan batik di hari-hari tertentu.

Hal yang sama juga berlaku di Kabupaten Kediri Jawa Timur, banyak pengrajin batik, hampir di setiap desa memiliki pengrajin batik dengan keunikannya masing-masing.

Bupati Kediri, Mas Bup Hanindhito Himawan Pramana yang baru saja dilantik, sangat memperhatikan pemberdayaan pelaku UMKM, karena ini merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian warga.

Akhir pekan Kemarin Mas Bup Dhito beserta Istri, Mbak Eriani Annisa (Mbak Chicha) berburu batik Lochatara di Desa Jajar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Minggu (7/3/2021).

Mbak Eriani yang juga selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kediri mengungkapkan, sangat senang ketika melihat batik-batik hasil karya Lochatara.

“Ya ini motifnya bagus-bagus. Ini kita beli banyak,” katanya sambil menunjukkan batik yang dia pilih bersama Mas Bup.

Menurut Mbak Eriani, potensi batik yang ada di Kabupaten Kediri ini sangat bagus dan kini sudah bermunculan batik dengan motif buah yang juga merupakan komoditas asli Kabupaten Kediri.

Seperti Nanas, Gunung Kelud dan Mangga Podang. “Kalau saya paling suka motif mangga podang ini karena warnanya menarik motifnya juga keren,” urainya.

Mbak Eriani Annisa menambahkan, pengrajin batik-batik ini harus inovatif lagi agar lebih dikenal dan dicintai oleh masyarakat.

Ibu satu anak ini juga mengajak seluruh warga Kabupaten Kediri untuk memakai batik asli Kabupaten Kediri.

Pemilik usaha Lochatara Heri Setiawan, terkejut dengan kedatangan Mas Bup dan Mbak Chicha.

“Alhamdulillah, saya senang sekali jika Mas Bup dan Istri mau membeli batik dari kami,” katanya.

Dia berharap ke depan pelaku UMKM seperti dirinya bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Biar pelaku UMKM seperti kami bisa lebih berkembang dan maju lagi ketika bersinergi dengan pemerintah,” imbuhnya.

Batik sudah menjadi tren, di masyarakat Indonesia dari muda hingga tua, bahkan batik sekarang dikenal seantero dunia. (das)