Banyuwangi, ArahJatim.com – Menyandang status sebagai narapidana tak membuat warga binaan Lapas Banyuwangi terhenti menyalurkan bakatnya. Mereka tetap mengasah bakat dan kreatifitasnya dalam bermusik. Musik yang mereka mainkanpun berhasil memikat sejumlah pengelola hotel berbintang di Banyuwangi dalam acara ngabuburit.
Suguhan musik akustik mengiringi lantunan lagu religi yang sangat merdu dibawakan oleh para warga binaan lapas. Performance grup musik yang seluruh personilnya merupakan warga binaan diberi nama “Jeruji Akustik band” tersebut cukup membuat penontonnya larut.
Selain lagu religi, juga ada beberapa lagu yang dinyanyikan untuk menemani warga yang menunggu waktu berbuka puasa. Mulai dari lagu pop, dangdut, jazz, hingga lagu-lagu Maher Zain.
Baca Juga :
- Buka Puasa Bersama PMI, Bupati Blitar Ungkapkan Pesan Dan Harapan
- Jurnalis Kediri Penghobi Vespa Ajak Anak Panti Asuhan Ngabuburit Naik Vespa
- Banyuwangi Luncurkan Wisata Buka Puasa Di Tepi Pantai Berlatar Selat Bali
“Jeruji Akustik Band terbentuk mulai 9 bulan lalu. Kami bina terus warga binaan yang memiliki bakat. Alhamdulillah bisa tampil di hotel. Satu minggu 3 kali tampil,” kata Kepala Lapas Banyuwangi Ketut Akbar Herry Achyar, kepada Arahjatim.com Sabtu (25/5/2019).
Kalapas menambahkan, Jeruji Akustik Band sebelumnya memang sudah sering tampil untuk mengisi acara di sejumlah kegiatan di luar Lapas Banyuwangi. Maklum suguhan musik akustik yang dibawakan selalu enak didengar di telinga. Selain itu cara bermainya pun juga layaknya pemain musik yang sudah profesional.
“Konsep kami pembinaan. Setiap yang punya kretifitas kita beri kesempatan dan kita bantu untuk mengasah dan mengembangkan. Untuk apa kami bina di Lapas tapi bakat dan kemampuannya tidak muncul di luar,” tegas Kalapas.
Lantaran personil grup musik, Jeruji Akustik Band merupakan warga binaan, Lapas Banyuwangi juga tetap menerapkan aturan pengamanan sesuai dengan SOP. Namun pengamanan dilakukan secara tertutup. Petugas Lapas Banyuwangi yang mengamankan menggunakan pakaian preman.
Menurut salah seorang pengunjung, dirinya kagum dengan penampilan Jeruji Akustik Band. Suara penyanyinya merdu. Lagu-lagu religi yang dilantunkan juga sangat pas dengan suasana ngabuburit.
“Saya tidak nyangka grup musik itu warga binaan Lapas, penampilannya sangat bagus. Cocok untuk acara ngabuburit seperti ini. Saya paling suka pas membawakan lagunya Nisa Sabyan,” kata Warga Kelurahan Kampung Mandar ini.
Sementara itu, personil Jeruji Akustik Band adalah warga binaan dengan berbagai macam latar belakang perkara. Mulai dari kasus penipuan, narkoba, hingga kasus pencurian. (ful)










