Jurnalis Kediri Penghobi Vespa Ajak Anak Panti Asuhan Ngabuburit Naik Vespa 

oleh
oleh
Jurnalis Scooter Kediri atau J-Scook bersama anak yatim piatu dari Panti Asuhan Trisakti Pesantren, Kota Kediri ngabuburit di monumen SLG.(Foto: ArahJatim.com/bud)

Kediri, ArahJatim.com – Para jurnalis di Kediri, Jawa Timur memiliki cara tersendiri dalam menunggu waktu buka puasa atau ngabuburit di bulan suci Ramadan. Mereka mengajak anak-anak yatim naik motor vespa keliling dan buka bersama di warung makan siap saji.

Ada belasan orang jurnalis yang terlibat dalam aktivitas positif di bulan puasa ini. Mereka para ‘kuli tinta’ yang tergabung dalam wadah Jurnalis Scooter Kediri atau J-Scook. Jurnalis menjemput anak-anak yatim dari Panti Asuhan Trisakti di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Selanjutnya, mereka mengajak anak-anak untuk riding dengan naik motor vespa.

pasang iklan_rev3

Setiap satu orang jurnalis membonceng satu anak yatim. Mereka mengambil rute dari mulai garis start di panti menuju titik henti pertama yaitu, pusat kegiatan warga di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

Sempat menikmati kemegahan bangunan yang menyerupai dengan Arc de Triomphe di Prancis, anak-anak kemudian diajak melanjutkan konvoi suka-suka menuju Taman Hutan Joyoboyo di Kota Kediri. Di ruang terbuka hijau (RTH) tersebut, mereka disuguhi permainan sulap dari pesulap Kediri, Riza Falegro.

Selanjutnya, setelah puas menikmati atraksi sulap dan keindahan Hutan Kota — sebutan lama dari Taman Hutan Joyoboyo Kediri, anak-anak diajak ke warung waralaba siap saji, yang berada di lantai bawah gedung Kediri Mall untuk berbuka puasa bersama para jurnalis. Akhirnya, kegiatan ditutup dengan pemberian santunan dan anak-anak diantar kembali menuju ke panti asuhan

“Anak-anak tampak berbahagia. Terlihat dari raut wajah mereka. Kami patut untuk bersyukur melihatnya. Kegiatan sosial ini menjadi agenda rutin kami dari kawan-kawan J-Scook. Tidak hanya di bulan suci Ramadan saja, tetapi pada bulan-bulan lainnya,” ujar Budi Aryanto, perwakilan J-Scook dari wartawan RRI Kediri (bud)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.