Antisipasi Penyebaran Corona di Tingkat Desa, Polres Blitar Resmikan Kampung Tangguh

oleh -

Blitar, ArahJatim.com – Sebagai bentuk antisipasi pencegahan serta memutus mata rantai wabah Corona, Polres Blitar bersama Pemkab Blitar serta Kodim 0808 Blitar membuka Pos Kampung Tangguh di Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Selasa (26/5/2020).

Para petugas di Kampung Tangguh dibekali dengan keterampilan dan berbagai protokoler. Mulai dari penyemprotan disinfektan, yang kemudian dilanjut pemeriksaan suhu tubuh dengan thermogun, hingga mencuci tangan menggunakan air mengalir.

“Kampung Tangguh ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak berlakunya physical/social distancing. Karena kurang efektif, kita tingkatkan menjadi Kampung Tangguh, guna antisipasi penyebaran virus Corona,” terang AKBP Ahmad Fanani Prasetya.

Dalam pelaksanaannya, Kampung Tangguh akan terus dibuka di setiap sudut pedesaan setiap kecamatan, sehingga pola physical/social distancing tercapai.

“Saya sangat-sangat berterima kasih terhadap masyarakat, karena telah melakukan physical distancing. Sekarang telah dilaksanakan juga dengan Pola Kampung Tangguh seperti yang kita sampaikan tadi. Tambahan untuk Kampung Tangguh, setiap tamu yang datang harus mengisi buku tamu, tujuan dan siapa yang dituju, kemudian petugas menghubungi yang dituju. Untuk yang hendak didatangi, ingat terkecuali dalam situasi penting seperti menyampaikan kematian, membawa orang sakit dan kepentingan yang mendesak untuk masyarakat,” tambah AKBP Ahmad Fanani.

Sementara, Bupati Blitar Riyanto menegaskan, terkait new normal, pemerintah masih melakukan  koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberi masukan atas rencana tersebut.

“Kita menganut birokrasi tegak lurus yang artinya pelaksanaan rencana itu, perintah new normal dari pusat terus ke provinsi, baru pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Selain itu Bupati Riyanto menegaskan bahwa new normal itu akan dilakukan di tempat-tempat pelayanan masyarakat.

“Untuk itu perlu perencanaan yang matang untuk penerapan di tempat pelayanan. Seperti di rumah sakit, puskesmas, sampai di toko swalayan dan pasar tradisional. Dengan pola, pakai masker, antrean termasuk penyemprotan dan pemeriksaan dengan thermogun,” tandas Riyanto.

Dalam kesempatan pembukaan Kampung Tangguh, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat karena betul-betul melakukan penekanan penyebaran virus corona hingga mencapai titik nol.

“Kami bersama Forkopimda dan Pak Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Blitar. Dengan melaksanakan physical distancing sehingga penyebaran menyentuh ¬†titik nol, yang artinya tidak seperti di wilayah kota lainnya di Jawa Timur. Untuk itu kita kembangkan Kampung Tangguh ini yang dibuka Pak Bupati bersama Forkopimda. Dan Kampung tangguh ini akan dilombakan,” pungkas Fanani. (mua)