Antisipasi Bencana, Ini Yang Dilakukan Murid-Murid SD Di Banyuwangi

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/49074066081_1381c9f0c8_b.jpg
Ratusan murid SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung melakukan simulasi tanggap bencana. (Foto: arahjatim.com/ful).

Banyuwangi, ArahJatim.com – Guna melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, SDN 4 dan SDN 8 Sumberagung menggelar simulasi tanggap bencana, Sabtu (16/11/2019). Simulasi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan sekolah dasar sadar bencana yang diselenggarakan oleh Universitas Jember (Unej) bekerja sama dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) dan Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Pesanggaran.

“Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan dengan materi apa itu bencana, bagaimana kita melakukan simulasi, dan ada edu-game,” jelas Zetti Finali dari PGSD FKIP Unej.

Karena sasarannya adalah anak-anak sekolah dasar, panitia menyiapkan materi yang sesuai dengan mereka. Pengembangan sekolah dasar sadar bencana merupakan sebuah program yang menyasar anak-anak tingkat dasar.

pasang iklan_rev3

Tujuannya agar memiliki kecakapan dalam merespon bencana melalui pengorganisasian dan langkah-langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Tidak hanya para siswa yang menerima pelatihan, kepala sekolah dan para guru selaku pembina di masing-masing sekolah juga dibekali materi kebencanaan.

“Bahasanya disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan bahasa anak-anak. Selain itu kami juga menggelar pelatihan untuk para guru yang kami laksanakan dua minggu lalu,” imbuh Zetti.

Sementara itu, pihak sekolah menilai program sadar bencana sangat tepat dilaksanakan di lembaganya. Menurut (Plt.) Kepala SDN 4 Sumberagung, Suratno, pihaknya berkepentingan untuk menjaga keselamatan dan keamanan warga sekolah dan sekitarnya. Agar kesadaran pada bencana semakin meluas, Suratno juga akan menyampaikan materi ini kepada wali murid.

“Sekolah kami berada persis di bibir pantai dan lempeng Asia-Australia. Dalam pertemuan wali murid nanti juga akan kami sampaikan kepada wali murid bagaimana antisipasi gempa saat di rumah,” pungkas Suratno dengan nada bangga. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.