Kediri, ArahJatim.com – Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kediri Masa Bakti 2025-2029 resmi dilantik di Front One Kediri pada Minggu, 19 Oktober 2025. Pelantikan ini menjadi sorotan karena dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting di legislatif, menegaskan komitmen mereka mendukung kemajuan bulutangkis daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Nurhadi, Anggota DPR RI dari Komisi IX, Khusnul Arif, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur asal Partai Nasdem dan Ketua DPD Nasdem, serta Drs. H. Lutfi Mahmudiono, Anggota DPRD Kabupaten Kediri. Kehadiran mereka sejalan dengan visi Ketua PBSI Kediri yang baru, Antox Prapungka Jaya, untuk menjalin sinergi kuat dengan para stakeholder demi memastikan dukungan anggaran dan fasilitas bagi atlet.
Misi Baru Antox: Bulutangkis Wajib Bersinergi
Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBSI Jatim, H. Saiful Imaduddin, yang mewakili Ketua Pengprov PBSI Jatim Tonny Wahyudi, secara khusus mengapresiasi kehadiran para dewan. “Ini adalah terobosan yang luar biasa. Sudah dibuktikan bahwa beliau ini akan bersinergi dengan beberapa dewan baik dari DPR RI sampai di DPRD Kabupaten Kediri,” ujar Saiful.
Ia menekankan bahwa langkah ini krusial mengingat Kediri telah menjadi barometer bulutangkis Jawa Timur, terbukti dengan adanya 7-8 atlet dari Kediri yang kini menghuni platform PBSI Jatim dan mendapatkan dukungan penuh.
Saiful berharap para anggota dewan memiliki perhatian khusus terhadap PBSI Kediri, sekaligus mendorong kerja sama dengan pihak swasta.
Ketua Antox Janji Tingkatkan “Bulutangkis Rakyat“
Ketua Pengkab PBSI Kediri terpilih, Antox Prapungka Jaya, menegaskan misi pengurus baru adalah meningkatkan prestasi. Ia melihat adanya potensi besar di tingkat akar rumput, di mana bulutangkis adalah “olahraganya rakyat,” bahkan dimainkan di desa-desa.
”Saat ini sudah ada 12 klub binaan yang ada di Kabupaten Kediri ini dan ada yang besar ada yang kecil nanti kita support,” kata Antox.
Ia mengakui bahwa bulutangkis membutuhkan anggaran besar, dan kehadiran para dewan adalah untuk menunjukkan kebutuhan tersebut. Strategi pembinaan akan mencakup seleksi rutin, turnamen untuk mengasah mental bertanding, dan kunjungan pengurus ke klub-klub binaan setiap bulan.
KONI Targetkan 5 Besar Porprov
Hakim, Ketua KONI Kabupaten Kediri, memberikan restu dan dukungan penuh. Ia optimistis bahwa kepengurusan baru ini mampu meningkatkan prestasi atlet.
”Alhamdulillah di Porprov 2025 ini kita dapat posisi di 11 se-Jawa Timur,” ungkap Hakim, menggarisbawahi peningkatan dari posisi sebelumnya.
Dengan adanya perubahan dan sinergi yang luar biasa, ia berharap PBSI Kediri dapat menyumbangkan medali dan membawa Kabupaten Kediri masuk ke lima besar Porprov berikutnya. (das)











