Angkat Batik Kabupaten Kediri Melalui Pemilihan Putra-Putri Batik 2019

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/48180782166_ec97abd1cd_b.jpg
Dari 76 peserta yang lolos tahap seleksi administrasi, dipilih 10 pasang putra dan putri batik untuk maju ke tahap pembekalan. (Foto: arahjatim.com/kominfo)

Kediri, ArahJatim.com – Ajang pemilihan Putra-Putri Batik Kabupaten Kediri kembali digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri tahun 2019 ini. Dengan melibatkan paguyuban duta wisata Inu Kirana, even yang turut mengangkat potensi batik Kabupaten Kediri ini digelar di Ruang Jayabaya Pemkab Kediri.

Pada tahap seleksi administrasi terjaring 76 peserta yang kemudian dipilih menjadi 10 pasang putra dan putri batik untuk menuju ke tahap pembekalan. Untuk grand final rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Juli 2019 pada pagelaran Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul.

Para peserta seleksi akan mengikuti serangkaian audisi dengan kategori penilaian meliputi public speaking, pengetahuan batik, berjalan di catwalk dan kepribadian. Ada tiga dewan juri yang berkompeten di bidangnya dari paguyuban Duta Wisata Inu Kirana Kabupaten Kediri. Juri pertama, Kirana Retno yang merupakan Wakil 1 Kirana Kabupaten Kediri 2011 dan menjadi juara 1 pada ajang pemilihan Raka–Raki Jawa Timur 2012.

Juri yang kedua adalah Inu Rizal yang merupakan juara Duta Pemuda Provinsi Jawa Timur. Juri ketiga adalah Inu Dhimas yang merupakan perwakilan Raka-Raki Jawa Timur yang juga sebagai Ketua Pelaksana Pemilihan Putra dan Putri Batik Kabupaten Kediri 2019.

Baca juga:

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Kabid Pemasaran Lilik Sugiharti mengatakan, melalui ajang ini diharapkan dapat terjaring putra-putri daerah terbaik.

“Mereka nanti bertugas saat Pemkab Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan, baik di lingkup Kabupaten Kediri, provinsi maupun pusat,” jelasnya (29/6).

Sementara itu, Indah Inayati salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti acara ini dan terpilih menjadi finalis.

“Setelah ini saya akan berkontribusi secara maksimal untuk mempromosikan dan memperkenalkan batik pada kalangan luas. Tidak hanya makanan atau minuman, batik pun bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Kediri,” katanya. (Kominfo)