Anggaran Sudah Turun, Kerusakan Pantai Lombang Belum Diperbaiki. Kenapa?

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/33900290478_3e5fac9169_b.jpg
Salah satu fasilitas yang rusak di objek wisata Pantai Lombang Sumenep. (Foto: ArahJatim.com/jun)

Sumenep, ArahJatim.com – Kondisi pantai Lombang saat ini memprihatinkan. Obyek wisata yang menjadi salah satu andalan tujuan wisata di Kabupaten Sumenep ini seakan tidak terawat dengan baik, padahal kunjungan wisatawan ke pantai ini terus berdatangan.

Sejumlah fasilitas yang ada di kawasan Pantai Lombang saat ini rusak parah. Disparbudpora Sumenep, sebagai lembaga induk dari UPT Wisata Lombang, pengelola objek wisata Pantai Lombang tak kunjung memperbaikinya. Di antara fasilitas yang rusak itu adalah pondasi pantai, tempat duduk dan kamar mandi serta tempat bilas bagi wisatawan.

Baca Juga :

pasang iklan_rev3

Tak hanya itu, akses jalan menuju lokasi pantai pun tampak rusak. Padahal tahun lalu, Sumenep menjadi tuan rumah Visit Years 2018. Seharusnya perbaikan fasilitas objek wisata Pantai Lombang yang rusak menjadi prioritas untuk segera dikerjakan.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep, Imam Bukhari mengatakan pihaknya sudah menerima anggaran dari pusat sebesar Rp. 2,2 miliar untuk pengembangan Pantai Lombang.

“Kemarin kami sudah membuat Detail Engineering Design (DED) diusahakan secepatnya kami realisasikan,” tegas Imam.

Janji Imam untuk segera merealisasikan perbaikan sejumlah fasiltas pantai Lombang ditunggu banyak pihak terutama masyarakat pencita kawasan wisata. Disparbudpora Sumenep memiliki tanggung jawab besar untuk mengembangkan kawasan wisata Sumenep jika menginginkan kota ini menjadi salah satu kota wisata di Jawa Timur.

Pantai Lombang sendiri terletak di ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Desa Lombang, Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Jarak dari pusat kota Sumenep ke pantai ini kurang lebih 30 km.

Di Madura, Pantai Lombang adalah satu-satunya pantai yang paling sering dikunjungi dan menjadi tujuan favorit masyarakat Madura ketika berlibur. Pada musim liburan, jumlah pengunjungnya bisa mencapai 50 ribu orang sehari. (jun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.