Rumah Sakit Arga Husada Terima Pasien Misterius Diduga Terkena Tembak

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/46864112495_c80e5477cc_b.jpg
Petugas unit Reskrim Polsek Ngadiluwih saat memintai keterangan korban. (Foto: ArahJatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Suasana cengang mendadak heboh terjadi di Rumah Sakit Arga Husada Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Minggu (5/5/2019) dini hari.

Pasalnya, pihak rumah sakit menerima pasien misterius yang ditinggal oleh pengantarnya.

Pasien yang identitasnya diketahui beranama Iwan (39) itu diduga mengalami luka tembak di pelipis sebelah kiri.

pasang iklan_rev3

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 04.30 WIB datang pasien di IGD RS Arga Husada. Pria tersebut mengalami luka di bagian pelipis sebelah kiri. Diduga luka tersebut akibat tembakan sehingga korban tidak sadarkan diri.

Pada saat diantar ke rumah sakit, korban menggunakan kaos berwarna biru abu-abu dengan motif garis. Selain itu korban juga memakai jaket berwarna hitam kombinasi lengan abu abu. Korban menggunakan celana jins warna biru muda.

Baca juga:

Dari keterangan petugas medis, pria tersebut diantar oleh seorang laki-laki berusia sekitar 50 tahun. Pria tersebut mengendarai sepeda motor Yamaha Mio.

“Orang yang mengantarkan korban pada saat dicari oleh petugas medis orang tersebut sudah tidak ada di tempat. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih untukdi proses lebih lanjut,” jelas Kapolsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimyati.

Begitu menerima laporan tersebut petugas Polsek Ngadiluwih langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas meminta keterangan dari pihak rumah sakit mengenai kronologis datangnya pasien yang diketahui bernama Iwan itu guna melakukan penyelidikan.

Untuk mengetahui apakah korban merupakan korban penembakan atau bukan, saat ini korban dilarikan ke Rumah Sakit Dr Iskak Tulungagung.

“Saat ini korban kita bawa ke Rumah Sakit Tulungagung dan masih dalam proses perawatan. Kita masih dalami kasus ini apakah korban ditembak atau bagaimana kita belum tahu,” tegas AKP Shokib. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.