Alumni Lapas Porong Sembunyikan 29 Gram Sabu Dalam Lampu Baca

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49520932707_ac2c6a1280_b.jpg
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin menunjukkan barang bukti yang diamankan dari para tersangka. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, Arahjatim.com – Satuan narkoba Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap 12 kasus peredaran narkoba dengan mengamankan 13 orang sebagai tersangka, Selasa (11/2/2020) siang. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 32 gram lebih, dan obat-obatan terlarang jenis pil trex (Trihexyphenydil) sebanyak seribu butir lebih, timbangan elektrik, dua buah alat hisap atau bong serta uang tunai hasil transaksi senilai sekitar Rp 2 juta dari tangan para tersangka.

Menariknya, untuk mengelabui petugas, salah seorang tersangka yang diduga sebagai bandar sabu bernama Hariyanto (47) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro tersebut, menyembunyikan sabu di dalam lampu baca yang ada di rumahnya. Beruntung berkat kejelian petugas, barang bukti sabu seberat 29 gram lebih akhirnya berhasil ditemukan. Hariyanto adalah residivis yang baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong Sidoarjo dalam kasus serupa.

“Pengungkapan kasus ini dimulai tanggal 1 sampai 10 Februari sebanyak 12 kasus dengan 13 tersangka, semuanya laki-laki. Yang menarik, pengungkapan kasus ini adalah modus baru, dimana di TKP di rumah salah satu tersangka, barang bukti sabu seberat 29 gram lebih disembunyikan menggunakan media lampu baca. Tidak seperti pada kasus-kasus sebelumnya dimana para tersangka menyembunyikan barang bukti dari orang ke orang terus komunikasi melalui telepon, atau disimpan dalam bungkus rokok. Jadi ini merupakan modus baru yang berhasil diungkap oleh Satuan Narkoba Polresta Banyuwangi pada 2020 tahun ini,” terang Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin.

Di dalam lampu baca inilah tersangka menyembunyikan barang bukti sabu seberat 29 gram lebih. Menurut Kapolresta Banyuwangi, ini merupakan modus baru yang berhasil diungkap oleh Satuan Narkoba Polresta Banyuwangi pada 2020 tahun ini. (Foto: arahjatim.com/ful)

Sementara itu, dari ke-13 tersangka yang diamankan, empat di antaranya adalah pemain baru dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis trex. Sedangkan sisanya merupakan pamain lama dalam kepemilikan narkoba jenis sabu.

“Ke-13,tersangka ini ada penjual dan pembeli, ada juga pemain baru. Tapi kebanyakan pemain lama bahkan ada yang residivis baru keluar dari Lapas Porong kasus narkoba,” pungkas Kapolresta.

Atas perbuatannya para tersangka kasus narkotika dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka kasus penyalahgunaan obat keras dijerat dengan pasal 197 dan 196 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. (ful)