Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Kediri Kota Gelar Rakor Antar-Perguruan Silat

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Menjelang agenda penting pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kediri, Polres Kediri Kota menggelar rapat koordinasi lintas sektor demi menjaga kondusivitas dan keamanan Kota Kediri selama bulan Suro, Jum’at (20/6/2025) 

Rapat koordinasi tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari unsur Forkopimda hingga perwakilan perguruan silat se-Kota Kediri. 

Hadir dalam rakor ini Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Walikota Kediri Vinanda Pramaeswati, serta para pimpinan perguruan silat, termasuk Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Agung Sediana dan Ketua PSHT Cabang Kabupaten Kediri Gita Hartanto.

pasang iklan_rev3

AKBP Bramastyo menegaskan bahwa kegiatan perguruan silat, khususnya pengesahan warga baru, memiliki potensi kerawanan apabila tidak dikelola secara sinergis. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi antar semua pihak menjadi kunci.

“Kegiatan perguruan silat kerap identik dengan pengerahan massa yang berpotensi memicu gesekan. Maka hari ini kita kumpulkan seluruh unsur, termasuk perguruan lain, untuk menyamakan visi menjaga keamanan selama bulan Suro,” tegas AKBP Bramastyo.

Sementara itu, Walikota Kediri Vinanda Pramaeswati mengajak semua pihak untuk menjadikan bulan Muharam atau wulan Suro sebagai momentum perayaan yang damai.

“Mari kita jaga Kota Kediri tetap aman dan tertib. Muharam adalah bulan yang suci, mari kita isi dengan hal-hal bermanfaat dan hindari segala bentuk gesekan,” imbaunya.

Dari pihak perguruan, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Agung Sediana menyampaikan bahwa persiapan pengesahan warga baru telah dilakukan secara matang. Salah satunya dengan pelarangan penggunaan kendaraan roda dua oleh para peserta menuju lokasi pengesahan di Padepokan SH Terate, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto.

“Setiap ranting akan menyediakan mobil roda empat untuk membawa calon warga. Kami larang keras penggunaan motor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Agung.

Agung juga menghimbau kepada seluruh warga SH Terate agar tidak melakukan konvoi ataupun berbondong-bondong datang ke lokasi pengesahan.

“Kami mohon dukungannya cukup dengan doa dari rumah. Tidak perlu datang ke lokasi atau konvoi. Ini demi kebaikan bersama dan kelancaran acara,” pungkasnya.

Melalui rakor ini, seluruh pihak berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian kegiatan PSHT, demi terciptanya Kota Kediri yang aman, tenteram, dan harmonis di tengah keberagaman perguruan silat. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.