Tulungagung, Arahjatim.com – Masalah prosesi kelulusan sekolah,masih menjadi hal menarik untuk didiskusikan. Sekalian ada unsur positif negatifnya, terus menjadi pr bagi penentu kebijakan wilayah, untuk membuat ketegasan terkait hal itu.
Salah satu sekolah yang berada di lingkungan kita Tulungagung, mengadakan prosesi pelepasan dengan cara mendatangkan hiburan electone. Uniknya acara itu dikemas seperti sajian electone orang dewasa. Dalam vidio yang beredar, para siswa khususnya kelas 6 melakukan hiburan gaya ” nyawer ” biduan. Hal itu nampaknya bukanlah berdiri sendiri. Pola hiburan itu juga dinikmati oleh pejabat guru, yang menyatu dalam acara tersebut.
Salah seorang walimurid ( HS,35 th ) yang tidak mau disebutkan identitasnya, menyatakan prihatin kepada media, dengan cara cara seperti itu. Bahkan pihaknya tidak tahu, mengapa dinas terkait membiarkan kejadian di sekolah setingkat SD tersebut.
” Terus terang saya kaget mas, dan tadi saya sudah tanyakan pada istri saya, kalau hiburan electone itu benar adanya. Masa pola anak anak SD sudah diajarkan secara tidak langsung, gaya gaya orang dewasa dalam menikmati biduan dan hiburan musik. Ada nyawer, joget gaya panggungan lepas, aduuuuh, pusing mas”, ungkapnya kepada media.
Seperti yang sudah beredar di beberapa laman medsos, Rabu, 18/6/2025, nampak acara pelepasan siswa kelas 6 di salah satu SD wilayah kota itu terekam dalam durasi satu menit lebih.
Tampak dalam vidio itu Siwa SD tersebut menggambarkan ” nyawer ” penyanyi yang infonya memang satu paket dengan elektone, dan bukan siswa setempat .
Sementara kepala sekolah SD yang bersangkutan, belum bersedia dikonfirmasi, dan berjanji akan klarifikasi Kamis,19/6/2025, tanpa alasan mengapa menunda .
Kejadian yang sempat menjadi pembicaraan di Tulungagung,kini sudah beredar vidionya dibeberapa media sosial dan komunitas.
Kepala dinas Pendidikan kabupaten Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara, ketika di konfirmasi kejadian itu, mengaku masih berada diluar kota untuk “Diklat” dan belum bersedia memberikan tanggapan. Sampai berita ini di tulis, belum ada balasan , padahal dirinya sudah mendapatkan gambar vidio , yang menjadi pembicaraan masyarakat, terkait perilaku ” nyawer biduan” seperti layaknya orang dewasa, dan itu sangat disayangkan.(don1).










