Tulungagung. Arahjatim.com. Mendekati pesta pilkada di tingkat kabupaten, Bawaslu Tulungagung, mengumpulkan kades, lurah dan perangkat SE kabupaten Tulungagung, dalam agenda sosialisasi dan deklarasi netralitas bagi mereka.
Acara yang digelar di salah satu hotel ternama di Tulungagung, berdasar data kehadiran undangan ada kisaran 540-an yang mengisi daftar hadir. Dalam agenda yang di selenggarakan Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Jum’at 22/11/2024, juga dihadiri unsur Forkopimda.
Dari unsur penyelenggara, Suyitno Arman yang mewakili ketua, karena tidak hadir, meminta kepada para undangan, agar sama sama menjaga netralitas dalam mengawal pesta lima tahunan kali ini.
” Selama 3 kali dan mudah-mudahan 4 kali ini hal seperti seperti itu kita berharap kita belajar bersama. Kita niatkan bersama bahwa pasti dalam kontestasi ada yang menang dan yang salah jumlahnya lebih banyak daripada yang menang. Seperti itu karena calonnya ada 4 di pemilihan. Untuk prosesnya, bila netralitas tidak terjaga, maka kondusifitas pasti ternidai. Walaupun demikian, bila nantinya ada ketidak puasan peserta terkait,ada saluran-saluran yang sudah disediakan . Kita akan menyadari bersama, bahwa perbedaan kalau sudah ada hakim yang menuntutkan kita anggap selesai memutus perbedaan pendapat,” ungkap Arman.
Sementara agenda hari Jumat, 22/11/2024 itu sekalian mendengarkan sambutan baik panitia, juga ada sambutan PJ Bupati Tulungagung kepada undangan.
Selepas sambutan sambutan, acara dilanjutkan dengan majunya beberapa kepala desa/ lurah yang mewakili, mengucapkan ikrar netralitas, dihadapan Bawaslu, PJ Bupati dan unsur Forkopimda lainya.
Ada agenda yang menggelitik para undangan, dalam kata sambutanya , PJ Bupati sempat ” terpeleset ungkapan ” dalam sambutanya. Niatnya menyambung apa yang sudah disampaikan Bawaslu, Suyitno Arman , PJ Bupati menyebut nomor, yang hampir identik dengan nomor para calon bupati yang kini sedang berkontestasi tahun ini.
” Kita mengetahui,di Tulungagung ini jumlah calon bupatinya ada empat. Dari situ pasti yang menang satu dan yang kalah tiga “,ungkap PJ Bupati Tulungagung .
Ternyata ungkapan itu banyak direspon kelompok kelompok kades, yang menyimak dan mendengarkan sambutan.
RR (56) , salah seorang kades diwilayah selatan mengaku tergelitik dengan ungkapan sambutan tersebut. Sementara salah seorang kades yg juga tidak mau di disebutkan namanya ,FY (51) juga mendengar kalau PJ bupatI, benar menyebut nomor angka.
Dalam kesempatan berikutnya ketika, dimintai klarifikasinya, mengapa PJ menyebut angka atau identik nomor peserta, dengan nada kaget, dirinya mengaku tidak menyebut itu dengan tujuan tertentu.
” Tidak, tidak itu tadi saya menyebut yang dimaksud, Khan saya meneruskan sambutan mas Arman. Tidak tidak, tidak ada maksute dan tujuan, sampeyan bisa bisa saja….”, ungkap PJ dengan gaya meledek tim media yang mewawancarainya. ( don1 ).










