JPU Hadirkan Dua Saksi di Persidangan Khilafatul Muslimin

oleh -
oleh

Surabaya, ArahJatim.com – Mat Ro’in dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar dalam persidangan Haji Aminuddin, selaku pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin. Salah satu anggota Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu itu menuturkan jika dugaan makar yang dilakukan Aminuddin langsung dilaporkannya meski hanya melalui sosial media.

“Taunya dari medsos seperti terlihat mau makar, maka saya laporkan langsung,” katanya saat persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (7/12).

Hal lain disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Wakaf Muhammadiyah Kota Surabaya, Muzayin yang mengatakan jika ia tak mau menjustifikasi perihal makarnya Khilafatul Muslimin. Hanya saja ia mengatakan jika bendera yang diusung oleh Khilafatul Muslimin mirip dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

pasang iklan_rev3

“Hampir sama seperti HTI, bedanya hanya di warna saja. Tulisan dan bentuknya mirip,” ujarnya.

Mendengar tanggapan kedua saksi, terdakwa Aminuddin menyangkal hal itu, ia menyampaikan bahwa dia bersama organisasinya tak ada niat untuk membuat makar dan memprovokasi.

“Tidak benar Yang Mulia, saya tidak ada niatan untuk makar,” tentangnya.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU Sulfikar menyatakan pada hari Rabu (25/5/2022) di Sekretariat Khilafatul Muslimin Wilayah Surabaya Raya Jemaah melakukan musyawarah pembentukan panitia berkaitan kegiatan motor syiar. Hasilnya, disetujui terdakwa Aminuddin yang diketahui Amir atau Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin Wilayah Surabaya Raya.

Pelaksanaan motor syiar Khilafatul Muslimin yang diikuti sejumlah jemaah itu dilakukan pada Minggu 29 Mei 2022.

Jemaah Khilafatul Muslimin melakukan kegiatan motor syiar dengan titik awal berkumpul di Kantor Khilafatul Muslimin Wilayah Surabaya di Jalan Gadel Sari Madya 1A-02, Kelurahan Karangpoh, Tandes, Surabaya.

Aminuddin beserta pengikutnya disebut melakukan motor syiar dengan rute Balongsari, Margomulyo, Kalianak, Rajawali, Kenjeran, Merr, Gununganyar, Rungkut. Bahkan, mencapai kawasan Sidoarjo, tepatnya di Aloha, Medaeng, hingga Geluran dan berakhir di kantor Khilafah Muslimin Wilayah Surabaya.

Dalam melakukan kegiatan syiar motor, dibagi 2 rombongan yang dipimpin masing-masing koordinator lapangan. Di antaranya Khoiri Hidayat dan Imran Chamdani. Sementara, Aminuddin dalam kegiatan tersebut selaku penanggung jawab.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan syiar motor itu, Aminuddin menyatakan untuk menyampaikan maklumat dan mensyiarkan kekhalifahan Islam supaya warga mengetahui tentang keberadaan Khilafah dan tidak salah paham terhadap Khilafah.

No More Posts Available.

No more pages to load.