Lumajang, ArahJatim.com – Tingginya permintaan janur kuning dan cangkang ketupat jelang perayaan hari raya ketupat atau hari raya idulfitri ke-7 dimanfaatkan para pedagang musiman untuk meraup keuntungan. Hal ini terlihat dari banyaknya para pedagang janur musiman yang memenuhi Pasar Buah di Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Kamis (5/5/2022) pagi.
“Kan banyak yang cari mas, jadi saya jual janur kuning ini,” ungkap Ahmad Ghozi, salah satu penjual janur kuning.
Meningkatkanya permintaan janur pun juga berdampak pada harga jual janur kuning di pasar ini, satu ikat janur yang biasanya hanya dijual Rp60 ribu sampai Rp90 ribu kini menjadi Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Sementara cangkang ketupat yang sudah jadi dijual hingga Rp2000 per cangkang.
“Ya lumayan lebih mahal sekarang mas, ini saja tadi sudah ditawar Rp200 ribu,” tambah Ghozi.
Namun, selain berdampak positif bagi para pedagang, aktivitas pasar janur musiman ini juga berdampak pada kondisi arus lalu lintas. Sebab, akibat banyaknya pedagang janur musiman ini membuat arus lalu lintas di jalur penghubung Lumajang-Probolinggo mengalami kemacetan. Di samping karena meningkatnya volume kendaraan yang melewati jalur tersebut akhir-akhir ini. (rokhmad)










