Polisi Beberkan Hasil Forensik Mayat Brantas Setelah Pihak RSUD dr Iskak Tuntaskan Pemeriksaan

oleh -
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Setelah dilakukan pemeriksaan secara forensik, sementara polisi telah sedikit membenarkan kesimpulan awal.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra melalui Kasi Humas Iptu Anshori mengungkapkan, terdapat luka yang diakibatkan benda tajam sepanjang 20 centimeter di bagian perut. Selasa, 5/3/2022

Selain itu, berdasarkan keterangan dokter forensik yang melakukan autopsi dan disampaikan ke Polres Tulungagung, kematian Juminten akibat terlalu banyak air yang masuk.

pasang iklan_rev3

“Karena dilempar ke air, korban meninggal dunia,” papar Kasi Humas .

Itulah yang telah dilakukan pihak kepolisian dan pihak RSUD Dr Iskak Tulungagung terhadap jenazah Juminten yang ditemukan mengenaskan di bantaran sungai Brantas, Dusun Kates, Desa Kecamatan Rejotangan, Minggu ,3/3/2022 lalu.

Selain itu, berdasarkan keterangan dokter forensik yang melakukan autopsi dan disampaikan ke Polres Tulungagung, kematian Juminten akibat terlalu banyak air yang masuk, Karena dilempar ke air. Dari kesimpulan hasil autopsi, Ansori mengatakan jika Juminten meninggal, termasuk akibat penganiayaan.

Karena kasus ini dalam masa penyelidikan, polisi belum dapat mengungkapkan siapa terduga pelaku yang telah menghabisi nyawa janda asal Dusun Boro RT 4 RW 5 Kecamatan Sanankulon, Kota Blitar itu. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.