Surabaya, ArahJatim.com – Dalam upaya meningkatkan dan memperluas jaringan kerjasama di berbagai aspek, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Untag Surabaya melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoA) dengan Pemerintah Kabupaten Madiun, Jumat (17/12).
Kerjasama itu diselenggarakan di Pendopo Muda Graha, yang merupakan kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Fisip menginisasi kerjasama dengan Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos. Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Madiun akan segera menyamakan persepsi dalam pembangunan daerah Kabupaten Madiun bersama para akademisi tim Untag Surabaya dan meminta untuk segera terealisasikan.
“Wilayah Kabupaten Madiun terutama di seluruh desa di Madiun siap menerima kehadiran tenaga-tenaga ahli dari Untag Surabaya, sehingga segera kita aplikasikan program tersebut,” paparnya.
Kegiatan lain dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi yang juga berencana untuk mengaplikasikan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. menyampaikan bentuk kerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Madiun ini, Untag Surabaya akan melakukan pendampingan di beberapa sektor, terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Prof. Nugroho juga memaparkan, Untag Surabaya memiliki kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak hanya dilakukan dengan lembaga atau institusi dalam negeri, melainkan juga melakukan kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan institusi luar negeri asal Jepang, Uni Soviet, Philipina, Kanada dan sebagainya.
“Untag Surabaya juga menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri yang nantinya ingin mengenalkan kepada mereka (red: institusi/lembaga luar negeri) produk UMKM di Jawa Timur khususnya yang telah bekerjasama dengan Untag Surabaya. Dengan harapan membawa Kabupaten Madiun maju dalam kreativitas UMKM, desa wisata dan lain-lain,” jelasnya.
Selain melakukan MoA dengan Bupati Kabupaten Madiun, Dekan Fisip Untag Surabaya – Dr. Zakariya, MS., MM. yang di dampingi oleh Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom dan Kepala Program Studi Administrasi Bisnis, Dra. Ni Made Ida Pratiwi, MM melangsungkan kerjasama dengan Kepala Desa Kare, Sunarno di Rumah Coklat Bodag Bumdes Abadi, Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.
Sunarno yang juga didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun – Anang Sulistijono, S.Sos., M.Si., membuka kesempatan kerjasama bagi Untag Surabaya dalam pembanguanan desa wisata, dan memberikan lampu hijau apabila akan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di Desa Kare.
Di samping itu, Kecamatan Kare lebih dulu menyiapkan sebagai kecamatan wisata yang rencananya akan diresmikan di penghujung tahun 2021 sebagai desa budaya.
“Ini kelembagaannya sedang kami siapkan, lembaga adat, jadi apabila Untag nanti ada program pengabdian dan penelitian akan match (kesinambungan) sehingga outputnya sesuai dengan yang kita rancang. Outputnya untuk wisata budaya ada jamasan pusaka, tira pusaka. Yang juga rencananya akan mengajak daerah Ngawi, Pacitan, Magetan untuk meramaikan budaya wisata ini,” sebutnya.










