Banyuwangi, Arahjatim.com – Cuaca ekstrem di peralihan musim menimbulkan berbagai kerusakan. Selain merusak puluhan rumah di berbagai kecamatan, puluhan pohon juga dilaporkan banyak yang tumbang saat hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Banyuwangi pada Jumat, (13/12/2019) petang kemarin.
Sebuah pohon berusia ratusan tahun yang ada di Situs Persemedian Prabu Tawang Alun di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat juga tidak luput dari amukan terjangan angin. Pohon berukuran besar tersebut tumbang menimpa pagar situs maupun rumah warga yang ada di dekatnya.
Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Banyuwangi yang menerima laporan tumbangnya pohon beringin tersebut langsung datang ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Dengan menggunakan mesin pemotong, petugas butuh tenaga cukup ekstra agar pohon yang tumbang melintang bisa terpotong menjadi beberapa bagian.
Baca juga:
- Hujan Lebat Dan Angin Kencang Landa Banyuwangi, Puluhan Rumah Rusak.
- Hadapi Musim Pancaroba, BMKG Banyuwangi: Waspadai Cuaca Ekstrem.
- Pelabuhan Ditutup, Ribuan Kendaraan Pemudik Tertahan Karena Cuaca Buruk.
Selain karena kuatnya angin yang berembus saat hujan lebat terjadi, tumbangnya pohon beringin yang memiliki tinggi 10 meter lebih itu juga disebabkan karena akarnya mulai keropos.
“Hari ini kita fokus pemotongan pohon beringin ini dulu. Sebelumnya kita juga sudah melakukan pemotongan di berbagai wilayah. Kita imbau masyarakat jangan berteduh di (bawah) pohon besar saat hujan melanda karena itu berbahaya,” kata Andhika Pusadan – Petugas TRC BPBD Banyuwangi, Sabtu (14/12/2019).
Beruntung, tumbangnya pohon beringin yang dikeramatkan tersebut tidak sampai menimpa bangunan utama situs maupun warga yang ada di sekitarnya, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebelum melakukan pemotongan pohon tumbang, juru kunci dan warga terlebih dahulu melakukan ritual agar jalannya evakuasi berjalan lancar.
“Pohon ini roboh Jumat sore waktu hujan lebat disertai angin. Untung saja enggak menimpa orang. Pohon ini dikeramatkan, tadi sebelum dipotong, kita bersama warga melakukan selamatan “jenang abang” dulu,” kata Imam Dainuri, juru kunci situs Prabu Tawang Alun di Kecamatan Kabat.

Sementara itu, berdasarkan laporan Camat Kalibaru yang diterima grup Pusdalops BPBD Banyuwangi, kerusakan akibat hujan lebat juga menimpa wilayah Kecamatan Kalibaru yang berbatasan dengan Kabupaten Jember. Tujuh rumah di Desa Kalibaru Wetan dan Desa Kajarharjo juga rusak tertimpa pohon tumbang.
Beberapa pohon yang ada pinggir jalan juga banyak yang tumbang melintang di tengah jalan akibat terjangan hujan lebat dan angin kencang. Meski tak sampai menelan korban, namun kerugian materiil akibat musibah tersebut mencapai puluhan juta rupiah. (ful)










