Blitar, ArahJatim.com – Plt Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd mengukuhkan kepengurusan Dewan Pendidikan Kota Blitar tahun 2018-2023. Pengukuhan yang dipimpin langsung Plt Wali Kota Blitar ini dilaksanakan di Balai Kota Kusuma Wicitra, Rabu (25/9/2019).
Pengurus Dewan Pendidikan yang dilantik yakni Henry Pradipta Anwar (ketua), Dwi Sukartowo (wakil ketua), Zaenal Abidin (sekretaris), Lulus Priyoananto (sekretaris 2), Lilik Puspitorini (bendahara). Sementara anggotanya yakni M. Zainul Ichwan, Heru Puji Mardianto, Gunawan, Arif Murtadho, Abdul Basyid, Dia Rumanti Sri Susilaningtyas. Kepengurusan dewan ini disahkan dalam surat keputusan Nomor: 188/259/HK/410.010.2/2019 yang ditandatangani langsung Santoso.
“Semoga dengan dikukuhkannya kepengurusan ini, semakin memajukan pendidikan. Utamanya pendidikan di Kota Blitar,” terang Plt Wali Kota Blitar Santoso.
Menurut Santoso, para pengurus yang baru saja disahkan itu bukanlah orang sembarangan. Mereka adalah orang terpilih yang tentunya memiliki spesialisasi. Dan itu sudah terbukti pada periode sebelumnya. Pasalnya, para pengurus Dewan Pendidikan Kota Blitar adalah pengurus yang dulu juga pernah menjabat.
“Makanya dengan disahkannya kepengurusan ini, menjadikan pendidikan di Kota Blitar semakin maju,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar ini.
Baca juga:
- Pemkot Blitar Bagikan Seragam Gratis Kepada Pendidik PAUD.
- Pemkot Blitar Gelar Pembinaan Pengelolaan Kelembagaan Bank Sampah Di Sasana Praja.
- Keberpihakan Pemkot Blitar Terhadap Perkembangan Usaha Kecil Menengah.
Sementara itu, tugas Dewan Pendidikan di antaranya menghimpun, menganalisis dan memberikan rekomendasi kepada Wali Kota terhadap keluhan, saran, kritik dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan. Selain itu juga melaporkan pelaksanaan tugas kepada masyarakat melalui media cetak, elektronik, laman, pertemuan dan atau bentuk lain sejenis pertanggungjawaban publik.
Sementara itu, Henry Pradipta Anwar, Ketua Dewan Pendidikan yang baru saja dilantik mengatakan ada beberapa hal yang menjadi target. Di antaranya mencetak SDM yang cerdas, sekolah gratis hingga pendidikan karakter. Yakni mulai PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Bahkan dia berharap Pemkot Blitar bisa memfasilitasi program Dewan Pendidikan kaitannya dengan beasiswa bagi mahasiswa asal Kota Blitar yang menuntut ilmu di luar kota.
“Selain memprioritaskan beasiswa, Dewan Pendidikan juga mendorong Pemkot Blitar untuk terus memperhatikan kondisi guru, khususnya guru honorer. Kalau bisa honornya disamakan dengan UMK. Karena diakui atau tidak, keberadaan (tenaga) honorer di Kota Blitar juga sangat dibutuhkan,” katanya. (adv.hms)










