Banyuwangi, ArahJatim.com – Hari Rabu 31 Juli 2019 disebut sebagai hari yang bersejarah bagi perjuangan menuju kedaulatan energi di ujung timur Pulau Jawa. Para mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi yang tergabung dalam Dewan Energi Mahasiswa (DEM) mendeklarasikan organisasi untuk berjuang menuju visi kedaulatan energi di Indonesia.
Baca juga:
- Luar Biasa! Tiga Mahasiswa Untag Ini Angkat Santet Sebagai Objek Penelitian.
- Mahasiswa Untag Banyuwangi Lakukan Strategi Peacefull Education Pada Santri Di Ponpes.
- Mahasiswa Untag Genjot Pariwisata Kebo-Keboan Melalui Metode Masterplan.
Presiden Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Banyuwangi, Rifqi Nuril Huda dalam deklarasinya menyampaikan 3 point penting di antaranya, DEM Banyuwangi siap menjadi wadah intelektual dalam mengembangkan pemikiran serta tindakan kritis di bidang energi.
Mengaktifkan mahasiswa dan pemuda dalam mengkaji dan memberikan solusi terhadap permasalahan energi di Indonesia. Membangun gerakan perubahan dan pembaruan yang berkesinambungan untuk terciptanya kemandirian dan ketahanan energi.

Dalam acara deklarasi tersebut juga diadakan seminar nasional yang di laksanakan di Ruang Laboratorium Sejarah Untag Banyuwangi dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional. Antara lain, Prof. Dr. Juajir Sumadi, SH., MH. Guru Besar Universitas Hasanudin Makasar. Ugan Gandar, aktivis Energi Nasional. Ari Gumilar, Presiden Serikat Pekerja Pertamina Bersatu.
Selain itu, dalam waktu dekat DEM Banyuwangi akan melakukan kajian dengan beberapa ahli untuk mendorong Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk melaksanakan program pembuatan energi baru terbarukan. Karena dalam kurun waktu kurang lebih 30 tahun, minyak dan gas diperkirakan akan habis. (ful)










