Resmi Disahkan, Ratusan Warga Baru SH Terate Kota Kediri Siap Tebar Kebaikan

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Suasana khidmat menyelimuti Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, yang berlokasi di Jalan Lawu, Pojok, Kecamatan Mojoroto, pada Selasa malam (16/6/2026). Ribuan pasang mata saksi bisu berkumpulnya para pendekar dalam agenda sakral: Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 Tahun 2026 / 1448 H.

​Bagi ratusan siswa yang hadir, malam ini bukan sekadar seremoni biasa. Ini adalah gerbang pembuktian dari tetesan keringat, kedisiplinan, dan konsistensi yang telah mereka pupuk selama bertahun-tahun di atas matras latihan.

​Perjalanan Panjang Menuju Kain Kafan dan Sakral

​Ketua SH Terate Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Kangmas Agung Sediana, mengungkapkan bahwa momen pengesahan ini merupakan puncak spiritual dan fisik dari seluruh rangkaian proses panjang yang dilalui para siswa.

pasang iklan_rev3

​Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai titik ini, seorang siswa reguler harus menempuh masa latihan kurang lebih dua tahun, melewati jenjang sabuk polos, jambon, hijau, hingga putih.

​”Tahun ini, ada 279 anggota baru yang resmi kita sahkan. Harapan kami, setelah menyandang predikat Warga, adik-adik bisa mengimplementasikan ajaran luhur organisasi. Yaitu mendidik manusia yang berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kangmas Agung dengan nada mantap.

​Ada yang menarik pada pengesahan tahun ini. Pihak panitia sengaja mengundang jajaran birokrasi dan jajaran terkait. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kangmas Agung berharap, sinergi antara dunia pencak silat dan pemerintah daerah bisa terjalin lebih erat.

​”Kami ingin pemerintah melihat langsung keberadaan dan potensi kami. Harapannya, perhatian terhadap insan pencak silat—bukan hanya SH Terate saja—bisa semakin meningkat. Kita ingin bersinergi demi mewujudkan Kediri yang lebih mapan,” tambahnya.

​Pesan Pemkot Kediri: Menjadi Bagian dari Solusi

​Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kota Kediri. Hadir mewakili Penjabat (Pj) Walikota Kediri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Samsul Bahri, menyampaikan ucapan selamat yang mendalam atas bertambahnya keluarga besar SH Terate di Kota Tahu.

​Samsul menekankan pentingnya filosofi “Memayu Hayuning Bawana” yang melekat pada sanubari setiap warga SH Terate agar benar-benar diwujudkan dalam kehidupan bertetangga dan bernegara.

​”Kami berharap warga baru ini tidak menjadi beban, melainkan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Milikilah sifat-sifat baik, berbudi pekerti luhur, dan jagalah kehormatan serta martabat SH Terate di mata keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Samsul Bahri dalam sambutannya.

​Ia juga berpesan agar para pendekar baru ini segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan menggunakan ilmu silatnya untuk berbakti dan berkhidmat kepada sesama.

​”Mudah-mudahan dengan bertambahnya warga baru ini, keberadaan SH Terate semakin dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

​Sinergi untuk Kediri yang Damai dan Kondusif

​Acara pengesahan yang berjalan dengan tertib dan sakral ini menjadi bukti nyata bahwa pencak silat merupakan warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai kedamaian.

​Dengan sahnya 279 warga baru ini, Kota Kediri kini mendapatkan suntikan energi positif dari ratusan pemuda-pemudi yang siap menjaga moral, berakhlak mulia, dan siap menjaga kondusifitas bumi Panjalu. Bersama pemerintah, SH Terate Cabang Kota Kediri siap melangkah beriringan menuju masa depan yang lebih aman dan sejahtera. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.