Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Segera Tangani Titik Lokasi Pasca-Banjir

oleh -
Benyamin Davnie (Walikota Tangerang Selatan terpilih/kanan) dan Pilar Saga Ichsan (Wakil Walikota Tangerang Selatan terpilih/tengah pakai batik). (Foto: ArahJatim.com/isk)

Tangerang Selatan, ArahJatim.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan pihaknya sudah melakukan evakuasi warga di lokasi titik banjir yang ada di Tangsel.

Sekadar diketahui usai hujan lebat yang mengguyur Tangsel pada Jumat malam, beberapa wilayah di Tangsel tergenang air seperti di Kampung Bulak, Maharta dan lainnya.

Benyamin menjelaskan yang pertama dilakukan adalah berkoordinasi dengan Camat untuk memastikan kondisi banjir, sebab dan akibatnya.

“Jadi setelah berkoordinasi saya lihat ada jalan yang harus ditinggikan dan turap yang harus diperbaiki,” kata Benyamin Davnie

Baca juga:

Kemudian juga Benyamin meminta kepada pemangku kepentingan mulai dari Kelurahan hingga RW atau RT untuk memonitor setiap perkembangan yang terjadi di wilayahnya. Menurutnya, saat ini genangan air sudah surut di seluruh wilayah yang terkena banjir.

“Saat saya tinjau ke lokasi, ada ibu-ibu yang minta diungsikan, lalu kita ungsikan di masjid,” kata Benyamin Davnie.

Benyamin menambahkan bahwa dirinya juga sudah meminta Puskesmas untuk siap siaga menanggapi keluhan dari masyarakat.

Begitu juga dengan Dinas Sosial yang harus siap untuk memberikan makanan kepada para korban, termasuk untuk bayi. Sementara, saat ini Damkar juga sudah disiagakan di sejumlah titik banjir, salah satunya di Kampung Bulak.

Kemudian, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangana Bencana Daerah, Chaerudin menjelaskan bahwa sejak mendapat informasi tentang banjir pihaknya sudah melakukan evakuasi. Wali Kota Tangsel juga sudah memerintahkan untuk melakukan penanganannya dengan segera.

“Jadi sejak info banjir dari jam 10 malam kita segera melakukan evakuasi walaupun malam BPBD tetap turun. Sampai dengan saat ini bersama dengan Ibu Wali Kota kita pastikan beberapa titik sudah surut,” kata Benyamin Davnie

BPBD telah menurunkan 30 personel dengan beberapa relawan di lapangan. Mereka bertugas melakukan evakuasi dan pertolongan dalam pengungsian.

BPBD juga telah memberikan bantuan alat kebersihan kepada wilayah yang terkena banjir. “Tidak hanya menurunkan petugas, kami pun memberikan alat bersih-bersih seperti sapu, karbol, kain pel dan lainnya,” jelasnya.

BPBD selalu memperhatikan kecepatan waktu penanganan bencana. Sehingga apapun bencananya pihaknya langsung terjun ke lapangan melakukan tindakan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Bahkan di titik-titik banjir, BPBD telah menyiapkan perahu karet. Sehingga jika terjadi banjir, warga dan relawan BPBD bisa langsung bertindak mengevakuasi warga di daerah tersebut.

Selain menangani masalah banjir, BPBD juga memastikan pihaknya melakukan penanganan bencana tanah longsor yang sudah terjadi di tiga titik.

Bersama dengan Dinas PU, proses mitigasi longsor ini sudah dilakukan. Dengan harapan perbaikannya segera rampung. (humastangsel-kominfo/ArahJatim.com-Iskandar P. Hadi).