2020, Apartemen Masih Sangat Menjanjikan Bagi Kaum Millenial

oleh -

Surabaya, Arahjatim.com – Kebutuhan hunian di Kota Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tak lepas dari kebutuhan hunian yang kian mendesak dan terus menambahnya populasi manusia di Surabaya. Sebagai kota metropolitan di Jawa timur, Surabaya memiliki magnet tersendiri bagi para pelancong yang ingin mengadu nasib di Surabaya.

Tentunya kebutuhan hunian akan semakin diperlukan oleh warga Surabaya. Kalangan muda tentu berambisi untuk memiliki aset sebuah hunian nyaman di tengah kota.

Seiring berkembangnya populasi kalangan milenial yang baru memasuki dunia kerja atau generasi produktif dalam rentang usia 15-35 tahun.

Fenomena ini menstimulasi pengembang properti Sinar Mas Land meluncurkan beberapa hunian dengan masing-masing kelas serta taraf harga yang berbeda-beda. Sinar Mas Land tentu sadar akan kebutuhan ini, Developer kenamaan tersebut telah menyiapkan beberapa klasifikasi hunian yang tentunya dapat menjadi pilihan bagi warga Surabaya.

SML (Sinar Mas Land) menyiapkan perumahan dengan konsep unik seperti halnya Wisata Bukit Mas yang tentunya sangat cocok untuk keluarga. Kaum milenial juga tak luput dari perhatian SML, Sinar Mas Land menyediakan apartemen dengan konsep unik nan elegan.

Toni Markus Sayogo selaku Estate Departement Head Sinar Mas Land, mengungkapkan, untuk 2020 perumahan akan masih bersaing dengan apartemen, hanya saja apartemen dirasa lebih memungkinkan bagi mereka yang hanya memiliki budget pas-pasan.

“Di 2020 ini ya masih oke lah segment pasar kita, perumahan sekarang masih bermain di bawah 3 Miliar sih, tapi lebih cepat apartemen, kan kalau apartemen dengan uang 500 juta saja sudah bisa dapat,” papar Toni.

Saat ini hunian yang disediakan oleh Sinar Mas Land mencakup perumahan serta apartemen yang telah turut serta meramaikan properti hunian di Surabaya. Wisata Bukti Mas yang mengusung konsep perumahan ala Eropa, serta Klaska Residence, apartemen yang sedang digenjot pembangunannya.

Toni menambahkan, untuk masyarakat menengah kebawah lebih dianjurkan mengambil unit berupa apartemen. Dengan dana secukupnya apartemen lebih realistis untuk dimiliki.

“Kalau di Surabaya, 500 juta ya dapet lah kalau untuk apartemen. Tapi kalau rumah harga segitu ya dapet pinggiran pastinya, atau kalau di kota ya dapet di gang-gang sempit” ucap toni.

(fik)