Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Pusat kembali memberikan apresiasi kepada Kabupaten Kediri. Kali ini dalam bentuk penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional, Kabupaten Kediri.
Penilaian dimulai tahun 2018 lalu dengan tahap pengusulan, seleksi administrasi dan survey lokasi. Dilanjutkan dengan penilaian hasil survey dan penetapan peraih penghargaan WTN pada tahun 2019. Adapun obyek penilaian meliputi bidang lalu lintas, bidang angkutan, bidang sarana trasportasi, bidang prasarana transportasi dan bidang umum.
“Ada underpass menuju Monumen SLG. Penyeberangan di bawah jalan ini jarang ada di tempat lain. Termasuk juga berfungsinya trotoar sebagai jalur pejalan kaki, bukan untuk pedagang kaki lima,” katanya, (17/9).
Baca Juga :
- Bupati Kediri : Kajari Baru Semoga Cepat Betah Dan Kajari Lama Selamat Di Tempat Baru.
- Desa Baye Kediri Siap Beri Pembinaan Dan Layani Terapi Pasien ODGJ.
- Pembangunan Kabupaten Kediri 2019 : Pemerataan, Pelayanan Dasar Dan Pembangunan Infrastruktur Untuk Peningkatan Kesejahteraan.
Penghargaan WTN, lanjut Joko, merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmennya untuk membangun sarana prasarana lalu lintas dan menata transportasi serta pelayanan transportasi.
“Dengan penghargaan WTN ini, dapat memberi motivasi kami sebagai leading sector di bidang perhubungan, untuk terus meningkatkan pelayanan di bidang transportasi. Masih banyak yang harus ditingkatkan, tapi dengan dukungan semua pihak, semoga prestasi ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” pungkas Joko Suwono.
Beberapa titik pantau penilaian di Kabupaten Kediri yaitu Jl. Kediri – Kertosono, Jl. Soekarno Hatta, Jl. Erlangga dan Jl. Totok Kerot. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Joko Suwono, S.Sos. MAP mengatakan, salah satu hal yang menjadi nilai tambah Kabupaten Kediri adalah keberadaan underpass di Kawasan SLG.
Wahana Tata Nugraha (WTN) adalah penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dinilai berprestasi dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan, sehingga tercipta sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, selamat, aman dan bekelanjutan. (Kominfo)







