Kediri, ArahJatim.com – Desa Wisata Ngadi memberikan warna dan nuansa tersendiri bagi kepariwisataan di Kabupaten Kediri. Wisata buatan yang diberi nama “Jajanan Ndeso Sor Pring” ini mulai dirintis pada tanggal 13 Januri 2019 dari inisiatif Basuki Eko Margono, Kepala Desa Ngadi.
Ide tersebut mendapat dukungan dari warga setempat dengan melakukan kerja bakti membersihkan papringan (istilah jawa: hutan bambu). Hingga kemudian disulaplah menjadi wisata andalan yang ramai pengunjung.
“Awalnya bingung, potensi apa yang dapat dikembangkan di Desa Ngadi,” cerita Eko Margono.
Saat ini nuansa pedesaan yang menyuguhkan jajan pasar banyak dicari oleh masyarakat perkotaan. Menghindari suara bising kendaraan, terlalu sering pergi ke mall dan makan di restoran adalah alasan para pengunjung membanjiri Wisata Sor Pring yang buka tiap hari Minggu dan libur nasional itu.
“Setiap minggu ada sekitar 5000-7000 pengunjung yang datang di tempat kami,” terang Kades Ngadi.
“Alhamdulillah, sejak awal kami buka sampai sekarang jumlah pengunjung selalu meningkat. Apalagi kalau ada pertunjukan yang menghibur para pengunjung, seperti musik patrol, live music dan seperti sekarang ini ada jaranan,” jelasnya.
Baca juga:
- Warga Desa Sumbercangkring Sulap Pohon Bambu Jadi Aneka Kerajinan.
- Potensi Desa di Kabupaten Kediri Sangat Lengkap dan Beraneka Ragam.
- Ragam Budaya dan Potensi Kabupaten Kediri Curi Perhatian Kemenpar RI.
Kades yang terkenal nyentrik ini menambahkan, berkat adanya Wisata Jajan Ndeso Sor Pring ini perekonomian masyarakat meningkat. Sedikitnya 87 pelapak menjajakan dagangannya di sini. Buka mulai jam 7 pagi hingga habis.
Minggu pagi yang cerah (21/7) Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno datang ke wisata sor pring ini. Begitu datang beliau mencoba dawet sagu serabi milik ibu Makiyah. Di bawah rindangnya pohon bambu menambah suasana semakin syahdu.
Selesai menikmati dawet sagu, beliau berkeliling ke setiap lapak, melihat apa saja yang dijajakan para pedagang. Jika ada yang cocok, tak segan beliau membeli untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

“Semua yang dijual di sini serba murah, enak-enak pula. Jenisnya pun cukup banyak, bebas memilih yang disukai,” jelas Bupati Haryanti.
“Semoga warga di sini bisa terus berinovasi dalam mengembangkan potensi desanya. Dengan semakin ramai seperti ini, perekonomian warga sekitar juga akan meningkat,” harapnya.
Sebagai informasi, namanya saja wisata Jajanan Ndeso yang pasti di sini para pedagang menjual semua jenis makanan tradisional seperti klepon, getuk, lopis, cenil, sego tiwul, sego jagung, dawet dan masih banyak lagi. Harga yang dibanderol tidak akan membuat kantong anda kempes.
Anda penasaran dan bingung menghabiskan akhir pekan? Setiap minggu langsung saja ke wisata Jajanan Ndeso Sor Pring Desa Ngadi Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. (Kominfo)










