Wajah Baru Jalan Stasiun Kediri: Menuju ‘City of Tourism’ dengan Skema Satu Arah

oleh -
oleh
Pemkot Kediri resmi berlakukan jalur satu arah di Jalan Stasiun untuk mewujudkan kawasan City of Tourism.

Kediri, ArahJatim.com – Setelah diresmikan pada Rabu (31/12/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi menetapkan kebijakan pengalihan lalu lintas di Jalan Stasiun. Dalam penjelasan pada Podcast Pemkot Kediri TV pada Jumat (9/2), Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengungkapkan, kebijakan baru ini mencakup penerapan jalur satu arah dan pembentukan kawasan bebas parkir di lokasi tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menciptakan kawasan yang tertib dan menjadi ciri khas Kota Kediri.

“Perubahan lalu lintas pasca peresmian memang akan ada yang kita tata ulang, mungkin jarak lebih panjang, waktu yang diperlukan lebih lama, ini demi indahnya Kota Kediri yang nantinya Jalan Stasiun akan menjadi City Of Tourism,” jelas Cholis.

Rute Khusus Roda Dua dan Roda Empat Ditetapkan

pasang iklan_rev3

Untuk pengendara roda dua, dapat melintas melalui Jalan Dhoho menuju Jalan Stasiun hingga monumen lokomotif, kemudian dapat melanjutkan ke Jalan Ade Irma Suryani atau Jalan Untung Suropati. Sedangkan kendaraan roda empat hanya diizinkan melintas ke arah Jalan Untung Suropati.

Masyarakat tidak perlu khawatir selama acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) setiap Hari Minggu karena akan diberikan pengecualian. Bagi penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) yang akan menuju stasiun, dapat melewati Jalan Untung Suropati yang diberlakukan dua arah pada pukul 05.00 hingga 09.00. Cholis menegaskan, pihaknya bersama PT KAI akan bersiap siaga untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.

Tempat Parkir Disiapkan 24 Jam, Ada yang Gratis Khusus Plat AG

Terkait penataan parkir bagi pemilik toko dan pembeli, masyarakat dapat memanfaatkan area bekas Pacific sebagai kantong parkir bagi mobil dan motor selama 24 jam. “Parkir di Jalan Dhoho juga bisa digunakan, bedanya kalau di Jalan Dhoho khusus plat AG Kota Kediri gratis sedangkan parkir di ex Pacific plat manapun berbayar. Untuk penumpang KAI bisa parkir di stasiun atau di ex Pacific,” ujarnya.

Bagi peziarah Makam Syekh Wasil, dapat memarkir kendaraan di ex Pacific. Namun, Pemkot Kediri telah mengantisipasi jika terjadi lonjakan jumlah peziarah dengan membuka area parkir tambahan di Jalan Dhoho, sebelah barat Jalan Untung Suropati, Jalan Monginsidi, dan Jalan Stasiun.

Uji Coba Dimulai 5 Januari, Kendala Utama Masyarakat Belum Terbiasa

Sebelum menerapkan kebijakan secara resmi, Pemkot Kediri telah melakukan uji coba mulai Senin (5/1). Selama masa uji coba, pihaknya menghadapi sejumlah kendala, salah satunya masyarakat yang belum terbiasa dengan rute baru yang diterapkan. Untuk itu, Pemkot Kediri terus mengimbau masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan ikon pariwisata baru di Kota Kediri.

Kerjasama Lintas Sektor Jadi Kunci Keberhasilan Program

Untuk mewujudkan kebijakan tersebut, diperlukan kerjasama lintas sektor. Di antaranya, Dinas Perhubungan yang menangani pengaturan lalu lintas, Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang melakukan penataan PKL, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga yang menata kegiatan di kawasan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjaga ketertiban dan keamanan, serta camat dan lurah yang melakukan pengawasan langsung di lokasi.

Harapan: Jalan Stasiun Jadi Ikon yang Membuat Orang Kangen Kediri

Di penghujung podcast, Cholis berharap warga Kota Kediri dapat mendukung program tersebut serta berperan aktif dalam memberikan masukan dan saran demi terciptanya city of tourism yang berdampak positif pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. “Harapan Jalan Stasiun ini akan diingat oleh orang-orang yang pernah ke Kota Kediri sehingga membuat kangen sehingga slogan Kediri Ngangeni bisa kita raih,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.