Unisma Gandeng FRPB Pamekasan Berikan Sosialisasi Bencana Kebakaran

oleh -

Pamekasan, ArahJatim.com – Musim kemarau sudah mulai tiba dan kondisi ini menyebabkan angin kencang yang berakibat rawannya kebakaran lahan serta kejadian yang kerap melanda lahan kosong ini perlu diantisipasi oleh berbagai pihak.

Ini berlaku terutama untuk kawasan timur Pamekasan, seperti di Kecamatan Larangan dan Kecamatan Galis. Terhitung dalam bulan Agustus sudah ada 5 kejadian kebakaran lahan di lokasi tersebut.

Antisipasi dan mitigasi kebakaran lahanpun dilakukan, salah satunya diinisiasi oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Malang / UNISMA dengan menggandeng FRPB Pamekasan. Mereka menilai perlu memberi pengetahuan terkait kebakaran dan antisipasinya.

Puluhan aparat desa dan pengurus dusun dikumpulkan untuk bersimulasi bersama relawan di Balai Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan, Jawa Timur.

Mulai dari teori terjadinya kebakaran, antisipasi api kecil yang tak terkendali, hingga simulasi pemadaman api dengan APAT (Alat Pemadam Api Tradisional) juga dilakukan.

kordinator KKN Universitas Islam Malang, Achmad Ubaeidillah mengatakan, “Kami sebagai mahasiswa merasa perlu memberikan informasi kepada desa agar lebih paham pencegahan kebakaran di lingkungan,” terangnya.

Senada dengan itu, Budi Cahyono, Narasumber FRPB Pamekasan mengatakan bahwa dalam bencana, penanganan pertama memang oleh masyarakat itu sendiri.

“Sebab ketika terjadi bencana dan langsung berada di lokasi adalah mereka, oleh karena itu peningkatan kapasitas kebencanaan dan kemampuan menanggulangi itu perlu diasah untuk menjadi desa tangguh yang siap menghadapi bencana,” paparnya.

“Kegiatan ini juga sebagai mitigasi bencana, sehingga masyarakat akan tahu apa yang akan dilakukan ketika ada bencana. Khususnya kebakaran di sekitarnya,” pungkasnya. (ndra)