Banyuwangi, ArahJatim.com – Ratusan umat Buddha di Kecamatan, Gambiran, Banyuwangi merayakan Tri Suci Waisak 2563/2019 di Vihara Dharma Mukti, Minggu (19/5/2019). Sebelum acara dimulai, seluruh umat berjajar rapi untuk melaksanakan kirab Pradaksina, yakni mengelilingi Vihara. Tiba di Vihara, seluruh umat duduk dan memanjatkan puja-puji dalam sembahyangan Waisak.
Dalam peringatan hari Tri Suci Waisak, umat Buddha diingatkan pada tiga peristiwa suci dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan kemangkatan Sang Buddha.
Selanjutnya ratusan umat Buddha melaksanakan sembahyang di Vihara Dharma Mukti dipimpin Pandita muda Suprapto. Dalam persembahyangan, ratusan umat terlihat khusyuk dan khidmat.
Pandita Vihara Dharma Mukti, Kecamatan Gambiran, Mardianto, mengatakan, perayaan Tri Suci Waisak dilaksanakan mulai pukul 05.30 WIB. Di mana umat berjalan kaki sambil membacakan puja bakti, dari pesanggrahan menuju Vihara sejauh 200 meter sambil mengarak patung Buddha.
“Setelah umat melakukan kirab, kemudian mereka mebacakan puja-puji Waisak, dan dilanjutkan dengan saling bersalaman dan memaafkan sesama umat,” ungkap Mardianto.
Mardianto juga menambahkan, sesuai ajaran sang Buddha, seluruh umat diharapkan bisa menjaga ucapan, perbuatan dan tindakannya, untuk selalu instrospeksi dan saling menghormati agar tercipta kerukunan dan kebahagian.
“Tema Waisak tahun ini adalah mencintai kehidupan berbudaya penjaga persatuan, sehingga tema itu bisa dilaksanakan untuk menjaga persaudaraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” tambah Mardianto.
Sebelum perayaan Waisak, selama sebulan umat Buddha melakukan penghayatan Dharma. Dan melakukan berbagai hal, salah satunya melepaskan ikan ke sungai, yang biasa disebut dengan Fengsen yakni ritual pelepasan satwa ke alam bebas, yang merupakan simbol penyelamatan makhluk hidup. (ful)










