Tulungagung, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Diwarnai Demo Tuntut PJ Bupati Mundur

oleh -
oleh

Tulungagung, Arahjatim.com – Peringatan Harkitnas di kabupaten Tulungagung, diperingati dengan upacara bertempat di halaman pemkab Tulungagung. Agenda bersamaan dengan Senen, 20/5/2024, agak sedikit beda dengan daerah lainya. Paket komplit di Tulungagung, selain upacara, peringatan itu juga diwarnai demo dari elemen masyarakat. Agenda yang diusungnya,mengambil thema refleksi kebangkitan.

ALMASTA (Aliansi Masyarakat Tulungagung) menggelar aksi turun jalan/demonstrasi di depan kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan DPRD Tulungagung, dengan catatan ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat Tulungagung,Senin,20/5/2024.

Pendemo berkumpul di GOR Lembupeteng dan bergerak bersama, dengan titik awal tujuan, adalah kantor bupati Tulungagung di jalan A.Yani, dengan dikawal tiga sound set, yang di angkut kendaraan roda empat.

pasang iklan_rev3

Didepan kantor bupati, banyak agenda yang disampikan , sebelum para pendemo dipersilahkan merapat ke halaman kantor Bupati.

Almasta menyoroti kinerja Pj Bupati selama menjabat hampir 8 bulan di Kabupaten Tulungagung, dengan mempertanyakan capaian pembangunan yang telah dilakukan dan berbagai dugaan penyalahgunaan jabatan. Mereka menilai bahwa kinerjanya belum berhasil dengan berbagai alasan.

Anwar Munawar, salah seorang koordinator lapangan menyatakan kinerjabyang dilakukan ph bupati sangat minim. Mulai tidak respon terhadap masalah- masalah yang muncul, termasuk ketidak tegasan dalam memimpin bawahan, kurangnya komunikasi dengan wartawan, jalan rusak dan lainya.

” Diantaranya adalah masih banyaknya jalan rusak dan kurangnya responsifitas dalam menanggapi berbagai hal. Selain itu, pelayanan publik yang masih minim transparansi informasi juga menjadi sorotan, terutama terkait penggunaan anggaran pembangunan. Mestinya Pj. saat ini dicopot dan diganti agar kemajuan Tulungagung bisa lebih cepat”, ungkap pegiat media dan sosial di Tulungagung tersebut.

Di kantor Pemkab Tulungagung, karena PJ Bupati Tulungagung,Heru Suseno tak ada di tempat, sejatinya akan ditemui oleh Sekda Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi. Namun, saat Tri baru akan bicara, para pendemo menolak dan tetap meminta dihadirkan Pj Bupati untuk menemui.

Kemarahan peserta aksi nyaris tak terkontrol, desak-desakan sempat terjadi antara pendemo dan petugas. ( don1)

No More Posts Available.

No more pages to load.