Banyuwangi, Arahjatim.com – Untuk menekan aksi kriminalitas di jalanan, Mapolresta Banyuwangi membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) baru bernama Garda Blambangan, Jumat (17/1/2020) siang. Garda Blambangan merupakan satgas reaksi cepat dan garda terdepan dalam memberikan rasa aman serta untuk menjaga ketertiban di masyarakat.
Satgas tersebut merupakan kolaborasi dari tiga satuan fungsi operasional kepolisian yang akan membantu masyarakat 1×24 jam,. Di antaranya Tim Urai dari Satuan Lalu Lintas, Tim Tangkal dari Satuan Sabhara dan Tim Sergap dari Satuan Reserse Kriminal Mapolresta Banyuwangi.
Usai dikukuhkan, Satgas Garda Blambangan langsung unjuk gigi mengungkap aksi kejahatan yang diperagakan dalam simulasi melakukan penanganan terhadap aksi pembegalan oleh dua orang pelaku kepada pengendara motor. Dengan sadis, pelaku begal membacok korban hingga mengakibatkan satu korban tewas.
Mendapatkan informasi dari masyarakat, Satgas Garda Blambangan langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Tim Sergap juga langsung memburu para pelaku pembegalan yang ditengarai langsung melakukan aksi pesta miras di ajang balap liar di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi.
Saat polisi membubarkan aksi balapan liar, sekelompok pemuda kocar-kacir. Satu pelaku aksi balap liar yang diindikasi merupakan pelaku begal kabur dan melakukan perlawanan dengan sebilah pisau saat hendak diamankan petugas. Dengan sigap, Tim Sergap dari Satuan Reskrim Polresta Banyuwangi akhirnya bisa melumpuhkan satu pelaku.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan dibentuknya Satgas merupakan bagian dari upaya mensukseskan 5 program prioritas Presiden dalam mewujudkan Indonesia Maju, dan menjabarkan serta merealisasikan 7 program prioritas Kapolri Jendral Idham Azis.
“Satgas ini nanti akan bertugas untuk menindak setiap kejahatan dan setiap aktivitas yang mengganggu kamtibmas,” kata Kapolresta
Selain Satgas Garda Blambangan, Mapolresta Banyuwangi juga membentuk satgas lain bernama Satgas Gema Blambangan dan Satgas Gebyar Blambangan. Satgas Gema Blambangan akan menjadi ujung tombak kepolisian dalam menjalankan misi-misi sosial.
Sementara Gebyar Blambangan merupakan inovasi dari Polresta Banyuwangi dalam mendekatkan diri dengan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan, dan menjaga kondusivitas kamtibmas.
“Melalui Gebyar Blambangan ini kepolisian akan aktif turun langsung mendekatkan diri ke masyarakat. Dalam kesempatan inilah nantinya akan dibahas berbagai persoalan sosial, sehingga kepolisian bisa melakukan langkah-langkah untuk menjaga kondusivitas kamtibmas,” pungkas Kapolresta. (ful)










