Tim Hotman 911 Apresiasi Kepolisian Dalam Kasus Meninggal nya Santri Yang Dianiaya Seniornya

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Orang Tua almarhum Bintang Balqis Maulana (14) santri yang tewas dianiaya seniornya di Ponpes Al Hanifiyyah, Mojo, Kabupaten Kediri, mendatangi Mako Polres Kediri Kota bersama sama dengan pihak kuasa hukum Hotman Paris pada senin (4/3).

Keterangan disampaikan  Lanang Kujang Pananjung selaku salah satu Tim Hotman 911 yang menyebut jika saat ini pihaknya masih bertukar informasi dari pihak keluarga serta ada beberapa informasi yang akan disampaikan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan nantinya.

Ditanya Apakah nanti juga akan melaporkan pengasuh pondok, Lanang menyebut jika ada niatan namun akan dipertimbangkan lebih lanjut sebab menurutnya masih ada indikasi bahwa peristiwa ini tidak hanya terjadi 3 hari.

pasang iklan_rev3

Masih Lanang yang menyebut adanya indikasi bahwa sebelum sebelumnya sudah ada rangkaian peristiwa dahulu karena dari keterangan keluarga korban almarhum ini ada sedikit perubahan sikap terkait dengan Ada beberapa keluhan kesehatan.

ā€œSi korban ini kan mengeluh sakit kepala, sering sakit kepala terus kemudian juga dari korban juga menyatakan beberapa kali ingin pulang tapi mengurungkan niat. Nah ini kan mengurungkan niat ini Ada apa? Apakah memang ada kegiatan di pondok atau atau ada ancaman supaya jangan pulang atau memang dari pihak korban ini dia ada luka di area badannya, Dia tidak ingin orang tuanya mengetahui kalau dia ada luka seperti itu kan indikasi ini masih sangat luas yaā€, ucapnya.

Lanang turut mengapresiasi pihak kepolisian sebab ada tindakan yang sangat cepat serta berharap dari pihak kepolisian untuk bisa melakukan pengembangan terkait tidak hanya ke pelaku saja, tapi juga ke pihak pondok.

Tim Hotman 911 berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Thomas, salah satu Advokat dari Tim Hotman 911 yang menyebut jika pihaknya menyampaikan uneg unegnya dan diterima oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo.

ā€œkalau memang ada pihak lain yang terlibat, selain ada beberapa TSK yang sudah ditetapkan itu, kalau memang ada ada lainnya dari keluarga korban, minta untuk juga ditetapkan jugaā€, imbuhnya.

Harapannya setelah kejadian ini ialah bagi pondok pondok yang lain untuk ada upaya preventif agar kejadian ini tidak terulang lagi.

ā€œbahasanya itu, ketika ada korban kemudian baru ada tindakan tapi harusnya ada tindakan preventif dulu dari pihak pondok, ini harapan kami. Tidak ada berlaku untuk pondok pondok yang sudah, kalau bahasa jawanya sudah ā€œketatalanā€ Cuma untuk pondok pondok yang lainya untuk meningkatkan proses pengawasanya, meningkatkan lagi dia punya tanggung jawabā€, pungkasnya.

Ditempat yang sama Suyanti dan Effendi kedua orangtua almarhum Bintang, berharap yang terbaik dan mengucapkan terima kasih banyak atas proses hukum yang berlanjut dengan cepat kepada Kapolsek Glenmore, Kapolresta Banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Polres Kediri Kota dan pihak Media.(das) 

No More Posts Available.

No more pages to load.