Tim DVI Polda Jatim Berhasil Ungkap Identitas Mayat Wanita Tewas Terbakar

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/49446541046_3cd5466167_b.jpg
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di RSUD Blambangan. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com Tidak butuh waktu lama bagi Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Timur yang dibantu Tim Dokter Polisi (Dokpol) Polresta Banyuwangi untuk mengungkap identitas jenazah wanita yang jasadnya ditemukan warga dalam kondisi hangus terbakar di area kebun kelapa di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko Kecamatan Kabat pada Sabtu, (25/1/2020) lalu. Tim yang melakukan autopsi jenazah di RSUD Blambangan Banyuwangi itu memastikan bahwa jasad wanita tanpa identitas tersebut identik dengan ciri-ciri seorang perempuan berinial RS (17), warga Lingkungan Papring, Kelurahan, Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin yang ikut serta mendampingi Tim DVI Polda Jatim dalam melakukan proses autopsi dan identifikasi, membenarkan, bahwa terduga jenazah adalah RS. Dugaan tersebut diperkuat dari bentuk gigi korban dan sejumlah barang bukti yang ditemukan oleh Tim Inafis di tempat kejadian perkara (TKP). Helm berwarna merah muda dan sepasang sandal perempuan diduga milik korban.

“Tindak lanjut dari kegiatan hari ini dalam rangka mengungkap identitas korban yang terbakar kemudian meninggal dunia. Dimana kita sudah mengungkap identitas, bahwasanya yang bersangkutan merupakan seorang wanita inisial R kelahiran Banyuwangi tinggi sekitar 148 centimeter. Kita tandai dengan hasil daripada Tim DVI yang telah mengungkap identitas korban dari hasil autopsi dan sempurna mengatakan, jenazah korban dari dugaan pembunuhan dengan terbakarnya tubuh korban benar merupakan seorang wanita yang identik dengan R,” kata Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin di RSUD Blambangan kepada sejumlah wartawan.
Inilah sosok RS semasa hidup. (Foto: istimewa)

Arman menambahkan meninggalnya korban diduga akibat kekurangan oksigen. Selain itu, apakah korban meninggal ada dugaan pembunuhan berencana ataukah pembunuhan disertai kekerasan, masih dilakukan pendalaman oleh petugas. Sebab dari hasil autopsi, korban tewas diduga kuat sengaja dibunuh oleh seseorang. Dugaan tersebut dikuatkan dengan temuan luka lebam di leher akibat cekikan yang dilakukan oleh seseorang sebelum korban tewas dibakar di atas tumpukan bambu dan jerami.

“Korban meninggal diduga akibat kekurangan oksigen. Nah ini masih berkembang apakah ada dugaan pembunuhan berencana ataukah pembunuhan disertai dengan kekerasan, masih terus kita dalami. Jadi sebelum Tim DVI datang kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga korban untuk datang ke Polresta pada hari Jumat untuk membuat laporan kehilangan keluarga,” tegas Kapolresta.
Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Timur dibantu Tim Doker Polisi (Dokpol) Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap identitas mayat wanita yang ditemukan tewas terbakar di area kebun kelapa. (Foto: arahjatim.com/ful)

Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait, termasuk orang-orang terdekat korban guna mengungkap siapa sosok pelaku, dan apa motifnya. Selain itu, polisi juga masih mencari keberadaan sepeda motor milik korban yang diduga dibawa kabur pelaku yang tega menghabisi nyawa korban secara sadis.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah rencananya akan dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga terbakar di area kebun kelapa di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko Kecamatan Kabat, Sabtu (25/1/2020) lalu. Kabar penemuan mayat tersebut langsung viral di media sosial (medsos). Meskipun pihak kepolisian belum mengungkap secara pasti siapa sosok korban, namun netizen di grup-grup medsos banyak yang menduga bahwa korban adalah wanita muda berinisial RS warga Dusun Papring, Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.