Stok Darah di PMI Menipis, Polres Blitar Donor Darah Massal

oleh -
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya saat mendonorkan darahnya. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Lantaran stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar menipis, ratusan personel Polres Blitar menggelar kegiatan donor darah untuk membantu ketersediaan stok darah PMI, Kamis (17/9/2020). Minimnya stok darah di PMI Kabupaten Blitar mengganggu pemenuhan kebutuhan darah, terlebih di tengah masa pandemi corona ini.

Setiap personel yang akan mendonorkan darah dicek dahulu kondisi kesehatannya. Mulai dari cek suhu tubuh, cek tensi darah hingga pengecekan hemoglobin. Jika hasil pengecekannya baik, selanjutnya pendonor dapat diambil darahnya oleh tim medis.

Petugas PMI Kabupaten Blitar, Khoirudin mengatakan, saat ini stok darah di PMI memang minim. Selain karena pihak PMI tidak bisa mobiling atau keliling ke kecamatan atau desa-desa, juga karena banyak warga yang takut mendonorkan darah di musim pandemi seperti saat ini. Kami sangat berterimakasih kepada Polres Blitar, yang telah mengerahkan personelnya untuk mendonorkan darah kepada kami.

“Jika tidak musim pandemi, PMI bisa mengumpulkan darah sekitar 1.000 kantong, namun mulai musim pandemi Covid-19 kemarin, kami hanya mampu mengumpulkan kantong darah 500an. Saat ini stok darah yang tersedia hanya (golongan) darah A sebanyak 26 Kantong, B 24 kantong, AB 21 kantong dan darah O sebanyak 17 kantong,” ujar Khoirudin.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, kegiatan donor darah ini diikuti ratusan anggotanya. Kegiatan tersebut, sebagai bentuk kepedulian Polri kepada sesama.

“Ini merupakan bakti sosial Polri peduli, kita melakukan donor darah bagi seluruh personel Polres. Karena hari ini merupakan HUT Lantas,” terang AKBP Ahmad Fanani, usai melakukan donor darah.

Fanani berharap aksi donor darah ini dapat membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan darah.

“Kita mencoba membantu ketersediaan stok darah di PMI, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi masyarakat lainnya untuk mendonorkan darahnya,” pungkas Fanani. (mua)