Sopir Baru Belajar Nyetir, Suzuki Carry Terjun ke Sungai

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/48444855451_0667d89d24_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sebuah kendaraan roda empat jenis minibus yang dikendarai Afandi, (40), warga Cangak’an, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terjun bebas hingga jatuh ke dasar sungai di tepi jalan raya Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Jumat (2/8/2019). Kecelakaan tunggal ini terjadi lantaran sang sopir diduga belum mahir berkendara sehingga salah menginjak pedal kemudi saat akan berbelok.

Pedal rem yang seharusnya dia injak, lantaran gugup dengan banyaknya kendaraan yang melintas, sang sopir malah menginjak pedal gas. Akibatnya fatal, kendaraan Carry itu malah melaju tak terkendali hingga akhirnya terjun ke dasar sungai.

Beruntung, kecelakaan tunggal tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Sang sopir minibus selamat meski kendaraannya ringsek lantaran mengalami benturan yang cukup kuat.

Baca juga:

Belakangan diketahui sang pengemudi, Afandi ternyata belum begitu mahir mengendarai kendaraannya. Korban ternyata baru beberapa minggu bisa mengendarai mobilnya.

”Sopirnya ini mungkin masih gugup melihat keramaian di perempatan jalan. Dia salah injak pedal. Harusnya pedal rem, malah pedal gas yang dia injak. Akhirnya terjun ke sungai,” kata Kanit Lantas Polsek Gambiran, Ipda Paulus Ta’ang.

Sementara proses evakuasi minubus berplat nomor P 1931 ZO dari dasar sungai berlangsung cukup lama lantaran bodi kendaraan terjebak lumpur yang ada di dasar sungai.

Pihak kepolisian dibantu warga bahu-membahu menarik bangkai minibus naas itu menggunakan sebuah truk besar. Tidak sampai satu jam, minibus berhasil diangkat kembali ke jalan raya.

”Imbauan untuk masyarakat yang berkendara harus berhati-hati dan jangan lupa safety. Khusus yang baru belajar berkendara, jangan sampai berkendara sendiri kalau masih belum mahir. Harus didampingi yang lebih ahli untuk mengawasi. Yang lebih penting lagi harus punya SIM,” tegas Ipda Paulus. (ful)