Semalam Dua Kebakaran Landa Semen Kediri: Rumah Ludes, Kandang Sapi Berhasil Diselamatkan

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Sabtu malam (20/6/2026) menjadi momen yang menegangkan bagi warga di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Dalam waktu yang hampir bersamaan, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri harus berkejaran dengan waktu untuk menjinakkan si jago merah di dua titik berbeda: sebuah rumah warga di Desa Semen dan lahan jati di Desa Puhsarang.

​Berkat respons cepat petugas di lapangan yang dipantau langsung oleh Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, amukan api di dua lokasi tersebut akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan korban jiwa.

​Plafon Rumah M. Rois Tiba-tiba Membara saat Istirahat

​Peristiwa pertama yang berdampak cukup besar menimpa rumah milik M. Rois di Dusun Semen, Desa Semen, Kecamatan Semen. Kejadian bermula sekitar pukul 19.37 WIB. Saat itu, pemilik rumah yang sedang melepas lelah tiba-tiba dikejutkan oleh kobaran api yang sudah membesar di langit-langit (plafon) rumahnya.

pasang iklan_rev3

​Panik melihat api di atas kepala, korban langsung meminta bantuan. Laporan darurat kemudian diteruskan melalui Polsek Semen ke Pos Damkar Ngadiluwih.

​”Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung berangkat dua menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi dalam waktu enam menit,” ungkap Kaleb Untung Satrio Wicaksono dalam laporan resminya.

​Mengingat api yang cukup besar, armada tambahan dari Pos Grogol dan bantuan 2 unit mobil Damkar Kota Kediri langsung diterjunkan ke lokasi. Total ada 15 personel gabungan yang bahu-membahu menjinakkan api. Setelah berjuang selama hampir dua setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 22.05 WIB sesuai standar operasional prosedur (SOP).

​Diduga kuat, kebakaran rumah ini dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel di atas plafon. Meski tidak ada korban luka maupun meninggal dunia, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta karena bangunan beserta isinya tidak sempat terselamatkan.

​Bakar Sampah Berujung Petaka di Lahan Jati Puhsarang

​Sebelum bahaya korsleting melanda rumah M. Rois, sekitar satu jam sebelumnya, kepulan asap dan api lebih dulu menghebohkan warga RT 01 RW 02, Dusun Puhsarang, Desa Puhsarang.

​Sekira pukul 18.26 WIB, seorang peternak setempat yang hendak mengecek hewan ternaknya di area perkebunan jati, terkejut melihat semak belukar di samping kandangnya sudah membara. Api diduga kuat berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja, lalu menjalar cepat akibat tiupan angin ke area kebun jati.

​Sadar bahaya mengancam ternaknya, ia segera menghubungi Pos Damkar. Satu unit armada dari Pos Ngadiluwih dengan 5 personel langsung meluncur membelah malam menuju lokasi kejadian.

​Petugas bergerak taktis melokalisir perambatan api di lahan jati tersebut. Upaya cepat ini membuahkan hasil manis. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 19.35 WIB.

​Meski sempat bikin jantungan, tidak ada kerugian materiil dalam insiden di Puhsarang ini. Yang paling melegakan, petugas berhasil menyelamatkan aset berharga milik peternak senilai kurang lebih Rp60 juta, berupa bangunan kandang beserta dua ekor sapi di dalamnya yang nyaris terpanggang.

​Imbauan Damkar Kabupaten Kediri untuk Warga

​Menyikapi dua insiden berturut-turut dalam satu malam ini, pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap dua pemicu utama kebakaran: instalasi listrik dan aktivitas pembakaran.

​Warga diimbau untuk rutin mengecek kelaikan kabel listrik di rumah guna menghindari korsleting, serta sangat dilarang meninggalkan pembakaran sampah dalam kondisi api masih menyala, terutama di dekat lahan kering atau pemukiman. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.