Tulungagung, Arahjatim.com – Refocusing anggaran ini telah disepakati oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tulungagung. Adapun rincian pengalihan anggaran tersebut, antara lain sebesar Rp 10 miliar berasal dari pemangkasan perjalanan dinas di OPD Pemkab Tulungagung, Rp 10 miliar dari DPRD Tulungagung, serta sisanya Rp 10 miliar dari proyeksi kenaikan PAD yang optimis akan tercapai.
Hal itu seperti yang disampikan Sekretaris Daerah ( sekda ), Tri Hariyadi, Kamis sore,12/12/2024, usai rapat terbatas di Ruang nanawida pemkab Tulungagung.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung telah mengambil langkah strategis untuk mendukung visi misi Bupati Tulungagung yang baru terpilih (Gatut Sunu Wibowo – Ahmad Baharudin) dengan menaikkan anggaran belanja infrastruktur pelayanan publik pada tahun 2025. Kenaikan anggaran sebesar Rp 30 miliar ini akan diperoleh melalui refocusing anggaran yang melibatkan pemangkasan anggaran perjalanan dinas (perdin) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggaran infrastruktur Pemkab Tulungagung untuk tahun 2025 mengalami penurunan yang signifikan, mencapai Rp 32 miliar. Meskipun demikian, pemerintah daerah berupaya untuk mencarikan solusi atas penurunan tersebut, mengingat masih banyaknya kebutuhan pembangunan infrastruktur yang belum dapat dipenuhi di berbagai sektor.
“Penurunan anggaran tersebut perlu dicarikan jalan keluar. Maka dari itu, langkah refocusing ini diambil sebagai upaya untuk mencari alternatif dalam memulihkan anggaran infrastruktur tersebut. Kami harap, dengan kenaikan anggaran ini, sejumlah program infrastruktur dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Tri Hariadi kepada tim Arahjatim.com.
Di sisi lain, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah (BPKAD) Galih Nusantoro menambahkan bahwa sektor pajak daerah juga menjadi fokus dalam mendongkrak peningkatan pendapatan daerah untuk mendukung pembiayaan infrastruktur.
Galih mengungkapkan bahwa seluruh pos pendapatan daerah yang ada, baik dari sektor pajak maupun lainnya, akan dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan anggaran infrastruktur. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan dapat tepat sasaran dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Tulungagung. ( don1 ).










