Jakarta, 15 Juni 2026 — Tokocrypto menghadirkan fitur permainan terbaru bertajuk World Cup Pick’em 2026 untuk menyambut euforia Piala Dunia 2026. Melalui fitur ini, pengguna dapat ikut merasakan keseruan turnamen sepak bola terbesar dunia dengan cara yang lebih interaktif, mulai dari menyelesaikan misi, mendukung tim favorit, hingga berkesempatan mendapatkan bagian dari total hadiah hingga Rp1 miliar.
World Cup Pick’em 2026 berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Untuk mengikuti aktivitas ini, pengguna perlu memiliki akun yang telah terverifikasi dan memperbarui aplikasi ke versi terbaru.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa fitur ini dihadirkan sebagai bentuk inovasi dalam menggabungkan euforia olahraga, komunitas, dan edukasi aset digital ke dalam satu pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian pengguna.
“Piala Dunia selalu menjadi momentum yang menyatukan banyak orang melalui antusiasme terhadap sepak bola. Melalui World Cup Pick’em 2026, kami ingin membawa euforia tersebut ke dalam pengalaman kripto yang lebih interaktif dan mudah diikuti. Ini bukan hanya tentang memilih tim favorit, tetapi juga tentang bagaimana pengguna dapat mengenal ekosistem aset digital melalui cara yang lebih menyenangkan,” ujar Calvin.
Cara Baru Mengenal Kripto Lewat Gamifikasi
Dalam World Cup Pick’em 2026, pengguna dapat mengumpulkan poin melalui berbagai aktivitas di aplikasi, kemudian menggunakannya untuk mendukung tim pilihan selama periode event. Jika tim yang didukung menang, pengguna berpeluang memperoleh tambahan poin, sementara peserta yang tetap berpartisipasi juga masih memiliki kesempatan mendapatkan reward sesuai ketentuan campaign.
Total prize pool yang disiapkan untuk aktivitas ini mencapai 38.000.000 PUMP atau setara sekitar 50.000 USDT. Reward akan didistribusikan dalam bentuk token PUMP kepada pengguna yang memenuhi syarat selama periode campaign.
Calvin menambahkan, pendekatan gamifikasi menjadi salah satu cara untuk memperluas edukasi kripto kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi aset digital tidak harus selalu disampaikan melalui format yang kompleks, tetapi bisa dikemas melalui pengalaman yang relevan dengan tren dan minat publik.
“Bagi banyak orang, kripto masih terasa sebagai hal yang teknis. Karena itu, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih ringan dan engaging. Melalui aktivitas seperti World Cup Pick’em 2026, pengguna dapat mulai memahami konsep partisipasi, reward, komunitas, dan aset digital melalui pengalaman langsung di dalam aplikasi,” jelas Calvin.
Fan Token dan Meme Coin Berpotensi Jadi Sorotan
Momentum Piala Dunia 2026 juga dinilai dapat mendorong meningkatnya perhatian terhadap aset kripto yang berkaitan dengan sepak bola dan budaya komunitas digital. Kategori seperti Fan Token dan Meme Coin yang terhubung dengan narasi pemain, negara peserta, maupun komunitas penggemar berpotensi menjadi salah satu tema yang banyak diperbincangkan selama turnamen berlangsung.
Menurut Calvin, fenomena tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto semakin dipengaruhi oleh tren global, percakapan komunitas, dan momentum budaya populer. Namun, ia mengingatkan bahwa pengguna tetap perlu memahami risiko sebelum berpartisipasi di pasar aset digital.
“Fan Token dan Meme Coin sering kali bergerak mengikuti sentimen komunitas dan momentum tertentu, termasuk event olahraga besar seperti Piala Dunia. Ini menjadi fenomena yang menarik untuk diamati, tetapi pengguna tetap perlu melakukan riset mandiri, memahami risiko, dan tidak hanya mengikuti tren sesaat,” kata Calvin.
Rangkaian Aktivitas untuk Komunitas
Selain World Cup Pick’em 2026, pengguna juga dapat mengikuti rangkaian aktivitas lain dalam perayaan Piala Dunia bersama pengguna Tokocrypto dan komunitas kripto Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Console Football Tournament, yaitu turnamen permainan console sepak bola bersama KOL favorit dengan total hadiah hingga Rp20 juta, serta World Cup Final Watch Party sebagai acara nonton bareng final Piala Dunia bersama komunitas.
Melalui rangkaian aktivitas ini, perusahaan berharap dapat menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pengguna, sekaligus memperluas literasi kripto melalui pendekatan yang relevan dengan gaya hidup, hiburan, dan komunitas digital.
“Kami ingin terus menjadi platform yang tidak hanya menyediakan akses terhadap aset kripto, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih luas tentang ekosistem digital. Kami percaya, semakin mudah masyarakat memahami kripto melalui konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, semakin sehat pula pertumbuhan industri aset digital di Indonesia,” tutup Calvin.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES





