Tulungagung, ArahJatim.com – Perkembangan jaman era digitalisasi ternyata percepatan lajunya sudah tidak bisa diprediksi lagi. Dalam tatanan ini, semua sektor, mau tidak mau, suka tidak suka , harus menyesuaikan dengan hal tersebut.
Gambaran itulah yang harus terus disikapi, semua sektor kehidupan manusia. Tidak terkecuali dalam dunia layanan kesehatan, yang harus secara terus menerus update pada bidang fokus tersebut. Salah satu sektor, tentang sumberdaya manusia ( SDM ) dalam dunia keperawatan.
Perawat sudah harus merubah mainside, untuk profesionalme pekerjaan.
Inilah yang kini menjadi target organisasi para perawat kesehatan, yang terwadahi dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia ( PPNI ).
Dalam peringatan Hari ulang tahunnya yang ke 49, sekaligus hari perawat internasional Nurse Day, yang jatuh bulan mei ini, penataan organisasi dan pembenahan program kerja, intinya berusaha menjadikan profesi perawat itu menjadi standart kebutuhan yang lebih profesional secara berkesinambungan.
Hal ini diakui pengurus PPNI DPD Tulungagung, melalui ketuanya, Kukuh Heru Subagyo,S.Kep.Ns.M.Kep, Rabu 24/5/2023, kepada ArahJatim.com.
” Kami menyadari, sebagai profesi, kami harus terus berbenah. Selain itu, sudah saatnya kami ini harus mensosialisasikan keberadaan kami sebagai bagian dari layanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam waktu kepengurusan 2022- 2027, banyak PR kami, termasuk mengantarkan para perawat harus profesional dan berstandard keilmuanya”, ungkap mas Kukuh, panggilan akrap ketua DPD PPNI Tulungagung saat ini.
Dalam keterangannya lebih lanjut, pada moment ulang tahun organisasi, pihaknyan juga banyak melakukan kegiatan termasuk, lomba-lomba olah raga , baik di tingkat daerah dan propinsi, kegiatan sosial kemasyarakatan lainya.
Bahkan dalam kegiatan lomba olahraga di tingkat propinsi, untuk cabang bulu tangkis sesama profesi, DPD PPNI Tulungagung, mampu meraih juara tiga.
Diakui, fisi besar yang harus dilakukan organisasi sekarang adalah tiga poin. Masing masing, PPNI harus dekat dengan Masyarakat, steak holder, dan keluarga besarnya perawat sendiri.
” Lha terkait puncak kegiatan hari perawat dan hari perawat sedunia , kami sengaja memadukan fisi kami secara bersamaan, maka acara jalan sehat itulah yang kami pikir bisa mengimplementasikan fisi besar PPNI. Dengan keanggotaan yang saat ini diperkirakan 3000 lebih, kami siap mengabdi dengan profesionalisme standart “, tambah ketua DPD.
Secara khusus agenda peringatan hari perawat baik nasional dan internasional, untuk Tulungagung, membuka kesempatan keluarga besar DPD PPNI, dimana masyarakat bisa mengikuti jalan sehat gratis, dan kalau keberuntungan berpihak, peserta bisa membawa pulang hadiah motor, disamping ratusan hadiah hiburan, yang juga disiapkan panitia. (dni)












