PT KAI Daop 9 Jember Gelar Sosialisasi Keselamatan Di Banyuwangi

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48756928697_dd97c66352_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Seiring meningkatnya angka kecelakaan di jalur perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indinesia (KAI) Daops 9 Jember bersama pihak kepolisian, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi melakukan sosialisasi keselamatan melintas di pintu perlintasan sebidang, di perlintasan sebidang Argopuro, Kecamatan Kalipuro, Rabu (18/9/2019) siang.

Sosialisasi dilakukan secara serentak di enam titik perlintasan sebidang yakni tiga titik di wilayah Kabupaten Jember (JPL 163, JPL 161, JPL 125) dan tiga titik di wilayah Kabupaten Banyuwangi (JPL 19, JPL 17, JPL 9).

“Selama ini perlintasan sebidang merupakan salah satu titik yang sering terjadi kecelakaan. Melalui kegiatan ini, kami harapkan kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Sebab, pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan, tetapi juga perjalanan kereta api,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Mahendro .

Di wilayah PT KAI Daop 9 Jember terdapat 381 perlintasan sebidang yang resmi, dan 76 perlintasan sebidang tidak resmi, serta 33 perlintasan tidak sebidang baik berupa flyover, maupun underpass. Ratusan pintu perlintasan sebidang dan tidak sebidang tersebut memanjang mulai dari Kota Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi.

“Sosialisasi di perlintasan sebidang ini tak hanya sampai di sini saja. Kami berkomitmen bahwa agenda sosialisasi ini akan terus berkelanjutan secara bertahap di titik lain,” tambah Mahendro.

Sementara itu, meski langkah baik yang dilakukan PT KAI Daops 9 Jember ini demi keselamatan semua pihak, tak urung pada pelaksanaannya kerap mendapat penolakan dari masyarakat. Namun demikian pihak KAI akan terus berupaya mencari jalur alternatif bagi masyarakat yang harus disolusikan bersama oleh pemerintah pusat, atau daerah. (ful)