Kediri, ArahJatim.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengadakan penanaman 930 bibit pohon di wilayah Kawasan Bukit Kelotok. Tepatnya di Kelurahan Klotok Kota Kediri, Sabtu (9/3/2014). Kegiatan ini digelar bersama BPBD Provinsi, Dinas Kehutanan provinsi dan para relawan.
Hadir pada kesempatan ini PJ Walikota Kediri Zanariah, dan Forkopimda Kota Kediri yang ikut menanam pohon di Kawasan Bukit Kelotok.
Dalam sambutannya Pj Walikota Kediri berharap dengan penanaman pohon ini dapat membantu warga sekitar kawasan melingkar Klotok bisa lebih aman dari potensi tanah longsor, cadangan air tanah bertambah, dan juga memperkaya jenis flora di area ini.
“Hari ini kita melaksanakan penanaman yang wilayahnya di pemakaman di kawasan Bukit Kelotok, nanti besok-besok kita akan mulai ke daerah-daerah lain di wilayah kota Kediri, dan kota Kediri ini memiliki potensi besar di Kawasan Bukit kelotoknya dan di kawasan ini tidak hanya berupa hutan namun juga terdapat pemukiman tempat wisata hingga petirtan berdasarkan kajian risiko bencana alam Kota Kediri Tahun 2022 kawasan lingkar kelotok ini memiliki potensi bencana tanah longsor dengan kelas baya yang cenderung tinggi kelas kerentanan tinggi dan kelas kapasitas sedang sehingga ini menunjukkan bahwa kawasan lingkar Klotok berada pada kelas risiko yang cenderung tinggi dengan kondisi ini, maka potensi erosi dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja apalagi saat ini curah hujan di Kota Kediri cukup tinggi,”katanya
Pj Walikota menambahkan oleh karena itu sebagai Upaya mitigasi bencana hari ini Pemerintah Kota Kediri bersama para stakeholder dan teman-teman relawan serta pencinta lingkungan akan melaksanakan kegiatan reboisasi atau Penanaman kembali di kawasan lingkar kelotok dan TPU Gunung Klotok.
“Hari ini ada tiga titik dan satu titik ini menjadi pemusatan pelaksanaannya dan yang akan kita tanam jumlahnya lebih kurang Insya Allah yaitu 930 bibit pohon tanaman yang produktif dan juga sebagai pelindung nantinya seperti pohon jambu, mete, alpukat, kelengkeng, durian, Trembesi dan masih banyak lagi,”ungkap Zanariah
Lebih lanjut Pj Walikota menjelaskan hari ini sangat penting mengingatkan kita semua bahwa manusia senantiasa hidup berdampingan dengan alam ini juga sebagai wujud penerapan Smart Kliping yang menuju kepada smart city di mana guna tercapainya smart city atau layak hidup di kota.
“Mari kita berdoa semoga ikhtiar atau upaya kita, ini dapat menjadikan bumi tetap nyaman dan layak huni bagi semua makhluk hidup Amin serta mendorong kepedulian untuk menjaga melestarikan alam ini juga mendorong kepedulian menjaga kelestarian alam ini dan bukan sekedar kewajiban namun juga demi kebaikan kita semua,”pungkasnya.
Ditempat yang sama, Indun Munawaroh, Kepala BPBD Kota Kediri menegaskan kegiatan yang hari ini murni dari Swadaya, relawan, dibantu teman-teman dari perusahaan, Dinas Kehutanan provinsi, dan BPBD provinsi jadi tidak ada APBD sama sekali yang terlibat dalam kegiatan penanaman ini semua bibitnya dari relawan.
“Ada sekitar 500 relawan yang kita libatkan sesuai dengan konfirmasi Kemarin, jadi nanti ada 3 sektor yang akan kita bagi sektor pertama ada di TPU ke Klotok atau Bong Cina, kemudian sektor kedua di sekitaran Pondok, yang sektor ketiga ada dipetirtan, “ujarnya
“Untuk perawatannya, akan ada petugas khusus untuk memantau bibit tanaman yang telah ditanam, agar terhindar dari tangan jahil, ” pungkasnya. (das)








